– Kehidupan selalu ditandai dengan konflik dan pertentangan. Pertentangan ini mungkin bukan pertentangan yang bersifat fisik dan anarkis. Pertentangan juga bisa berupa situasi di mana dua orang atau lebih memiliki pandagan yang sama sekali berbeda, keinginan-keinginan yang berbeda, atau tujuan-tujuan yang tidak sama dan masing-masing berusaha untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Sebagaimana dalam sebuah pertempuran, setiap prajurit harus tahu senjata apa yang ia miliki, dan kapan harus memanfaatkannya. Namun, senjata bukan segala-galanya. Ingat ungkapan “the man behind the gun”. Senjata tanpa kemampuan atau kompetensi orang di belakangnya dapat amat berbahaya. Kita perlu memanfaatkan kekuatan-kekuatan yang ada dalam diri kita dan mendesakkannya terhadap kelemahan-kelemahan lawan. Jangan kita masuk dalam situasi di mana kita hanya dimanfaatkan oleh kekuatan lawan.
Ada sebuah ungkapan menarik dari J. Robert Parkinson, seorang ahli organisasi dan manajemen yang menegaskan:
“Jangan pernah menendang seekor kangguru.”
Dalam soal tendang-menendang, seekor kangguru tentu jauh lebih baik dari kita. Karena itu, bila kita ikut kontes tendang-menendang dengan seekor kangguru, tentu kita akan kalah; sama sekali tidak masuk akal. Hal itu bukan berarti kita menghindari konflik atau pertentangan. Itu hanya berarti kita harus tahu lebih baik daripada sekedar memilih tendangan sebagai senjata. Pilih, rencanakan, dan pikirkan sebelumnya, agar kita dapat menentukan aturan mainnya, maka kita tidak akan terpaku pada permainan tendang-menendang dengan seekor kangguru.
Beberapa hal yang harus diketahui, agar komunikasi lebi efektif:
1. Mempengaruhi orang lewat perjumpaan (negosiasi)
Sebelum merencanakan taktik dan strategi dalam mempengaruhi, hal yang sangat penting harus dilakukan adalah menyatakan dengan sejelas-jelasnya apa yang kita inginkan. Paksa diri kita untuk menulisnya. Kita mungkin bisa membohongi diri sendiri, tapi kita tidak dapat berbohong pada kertas putih. Tanpa ada tujuan yang jelas, kita tak mungkin mengetahui apakah kita sudah mencapainya atau belum. Kita juga sulit menentukan strategi apa yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut.
Ibarat mengendarai sebuah mobil. Jika kita tidak memiliki tujuan yang pasti, maka sebenarnya tidak ada bedanya jalan manapun yang kita lalui dan seberapa cepat kita mengendarai mobil tersebut. Kita hanya akan menghamburkan banyak waktu, tenaga, dan bahan bakar. Kita tidak akan mencapai apa-apa. Mulai sekarang kita harus berprinsip:
“apapun yang kita lakukan, lakukan hal itu atas dasar tujuan.”
Kebiasaan salah yang kerap dilakukan dalam proses negosiasi adalah terlalu luas dan general dalam menentukan tujuan. Karena luasnya, hingga tujuan tersebut tidak dapat dijalankan. Ingatlah ungkapan:
“Setiap perjalanan ribuan kilometer harus dimulai dengan satu langkah pertama.”
Ketika kita menggambarkan tujuan yang kita ingin capai, anggap pernyataan itu seakan-akan sebagai satu langkah, dan bukan seluruh perjalanan itu. Kita perlu menentukan apa yang ingin kita capai sekarang, dengan orang tertentu, pada pertemuan tertentu ini, dalam pembicaraan ini.
Dalam melangsungkan pertemuan untuk bernegosiasi, ada beberapa saran pokok yang kiranya penting dijadikan perhatian:
Pertama, bayangkan pertemuan tersebut di benak kita. Persiapkan sebelumnya dengan menuliskan skenario yang mungkin kita masuki, tapi jangan terlalu kaku berpegang padanya kata demi kata. Kalau kita terlalu kaku, kita akan dihadapkan pada kebingungan jika lawan memberikan tanggapan yang lain dari yang kita skenariokan. Lebih baik kita memikirkan pokok-pokok perkara yang kiranya akan dikemukakan oleh pihak lain (lawan) dalam memberikan reaksi dan kemudian memberikan urutan perkara yang ingin kita kemukakan.
Setelah itu cobalah untuk mem-visualisasikan dimana pertemuan itu berlangsung. Apakah kita akan berdiri di podium? Duduk di meja? Di kantor pribadi atau di kantor lawan bicara kita?. Cobalah bayangkan! Pikirkan dalam-dalam cara yang kita mau dan situasi yang kita masuki sebelum kita mempraktekkannya dalam perjumpaan riil. Kendalikan pertemuan tersebut sesuai dengan rencana yang kita buat. Dengan begitu, kita dapat memenangkan menit-menit atau detik-detik pertama yang amat penting dalam pertemuan tersebut. Amat mungkin bahwa lawan kita tidak melakukan proses mental semacam itu, sehingga situasi aktualnya akan merupakan sesuatu yang benar-benar baru baginya, maka kita akan lebih diuntungkan.
Kedua, rencanakan faktor-faktor kebetulan. Contoh sederhana, suatu saat kita membayangkan bertemu seorang pria, namun kenyataannya ia adalah seorang wanita. Karena itu, ketika mengembangkan sebuah rencana, pastikan bahwa rencana itu mencakup hal-hal kebetulan yang mungkin akan terjadi tetapi belum dapat anda prediksi. Tegasnya, “Jangan membiarkan apapun ditentukan oleh faktor kebetulan. Jangan mengandaikan apa-apa tanpa kita selidiki dan persiapkan terlebih dahulu.”
Ketiga, Santailah! Ketika pertemuan tiba, bisa jadi kita merasa adanya tekanan, stress, ketegangan, dan selusin perasaan serupa. Itu merupakan hal yang lumrah. Dalam keadaan seperti itu, adrenalin mengalir dalam sistem tubuh dan jantung terpacu. Kita tidak dapat mengontrol aliran adrenalin itu tapi kita dapat mengendalikan pengaruhnya. Pada saat itu, bagian tubuh yang pertama bereaksi adalah kaki kita dengan mengikuti “Sindroma melawan atau lari”. Tolak dorongan untuk melarikan diri dan berkonsentrasilah pada upaya untuk mengendalikan kaki kita.
Jika kita sedang berdiri, berdirilah tegak dengan dua kaki menapak kuat di atas lantai dan sedikit renggang. Usahakan berat badan terbagi rata pada kedua kaki. Jangan mengalihkan berat badan dari kaki satu ke kaki yang lain. Jangan pula bergoyang-goyang. Berdirilah tegak dengan sikap tenang.
Jika kita duduk, lupakan kursi memiliki sandaran, duduklah tegak dengan tatapan ke depan. Jangan menggeser-geser kaki jika tidak diperlukan. Ingat, kendalikan adrenalin lewat kontrol pada kaki anda. Dengan sikap tenang tanpa terburu-buru. Lakukan gerakan-gerakan dengan tenang. Bentuklah kesan bahwa kita Atentif (penuh perhatian), Aktif, Waspada, dan Agresif (AAWA). Konsentrasi! Jadikanlah hal itu sebagai prioritas utama dan berusahalah dengan keras untuk itu.
Keempat, cari “petunjuk” sebagai senjata. Terkadang kita dihadapkan oleh situasi yang sangat kaku dan dingin, atau situasi yang membuat kita terpojok. Salah satu kiat mengatasinya adalah dengan mengalihkan perhatian pada hal-hal yang bisa mencairkan suasana. Lawan kita pasti memiliki hobby atau kesenangan. Terkadang kita dapat menemukannya dengan cepat di ruangannya. Lukisan, hiasan atau lainnya dapat kita gunakan sebagai petunjuk. Asal daerah terkadang perlu juga kita tanyakan. Mungkin kita dapat mencairkan suasana dengan mencoba membuai lawan bicara kita untuk bernostalgia dengan kampung halamannya. Ingat jangan terburu-buru pada tujuan utama kita! Observasilah dengan cepat dan teliti ruangan atau dokumen yang ada dan gunakan petunjuk apapun yang dapat digunakan.
Tips Menjual Gagasan
Gagasan adalah buah dari cara berpikir anda. Gagasan ibarat bayi yang baru dilahirkan, masih amat lemah tanpa bantuan sekelilingnya. Gagasan memerlukan penanganan khusus sejak dilahirkan hingga diubah menjadi cara-cara praktis mengerjakan sesuatu lebih baik.
Ada beberapa tips menjual gagasan pada orang lain:
1. Rancang gagasan dengan baik
2. Jelaskan dengan berhati-hati
3. Perhatikan soal waktu dalam gagasan itu
4. Perhatikan daya guna dalam gagasan itu
5. Buatlah gagasan itu betul-betul meyakinkan
6. Pakailah penilaian yang tepat
7. Ajaklah pengikutsertaan orang lain di dalamnya
8. Ujilah keampuhan gagasan itu
9. Lakukan pembaharuan
10. Bersikaplah tabah
Tips menyusun pesan untuk mempengaruhi orang lain:
* Attention (perhatian)
* Need (kebutuhan)
* Satisfaction (pemuasan)
* Visualization (visualisasi)
* Action (tindakan)
Jadi, bila anda ingin mempengaruhi orang lain, rebutlah lebih dulu perhatiannya, selanjutnya bangkitkan kebutuhannya, berikan petunjuk bagaimana cara memuaskan kebutuhan itu, gambarkan dalam pikirannya keuntungan dan kerugian yang diperoleh bila ia menerapkan atau tidak menerapkan gagasan anda. Doronglah ia untuk bertindak.
Contoh sederhana. Bila anda berkata kepada teman anda, “Lihat rambutmu!” Anda berada pada tahap pertama. Bila kemudian anda menyatakan bahwa rambut itu perlu dipotong, Anda berusaha meyakinkan dia akan kebutuhannya sendiri. Katakan bahwa sudah saatnya memotong rambut. Ini pemuasan. Anda tentu akan menjelaskan, bila tidak dipotong cepat-cepat, rambut itu akan mengganggunya, menyebabkan ia kelihatan tidak rapi; sedangkan bila dipotong, ia akan tampak gagah, sopan, rapi dan tampan. Ini usaha visualisasi. “Ayo, cukurlah rambutmu sekarang.” Adalah saran Anda supaya komunikasi melakukan tindakan.
Tips Komunikasi Efektif
Langkah 1
* Kenalilah tujuan anda
* Kenalilah pendengar anda
* Kenalilah pendekatan anda
Langkah 2
* Apa yang akan saya bicarakan
* Siapa yang terlibat
* Dimana sesi tersebut
* Kapan sesi tersebut disampaikan
* Mengapa sesi disampaikan
* Bagaimana saya melakukan
Langkah 3
* Carilah kisi-kisi yang merealisasi tujuan
* Carilah kisi-kisi yang berhubungan dengan pendengar
* Carilah pendekatan yang tepat
Semoga dengan tulisan singkat ini menjadi bekal bagi para pembaca untuk mampu mengamalkan kaidah “Khatibul qaumi ‘ala qadri uqulihim”, Berkomunikasilah dengan suatu kelompok masyarakat sesuai dengan kadar intelektualitas mereka.” Allahu a’lam
Indahnya berbagi ilmu dan pengalaman kepada sahabat... Ilmu adalah penerang langkah penuh harapan dan cita....
Radio Muslim
Sabtu, 01 Januari 2011
Membina Rumah Tangga Idaman
Membina Rumah Tangga Idaman
– Untuk mengawali tulisan ini, penulis ingin mengemukakan pengakuan seorang istri yang menulis sebuah Buku ‘Ala al-Jisr (di atas jembatan). Buku ini ditulis sebagai bukti kecintaannya kepada suaminya, Amin Khuli . inilah sebagian cuplikan itu…
” Tampak pada diri kita, bagi kita dan bersama kita, tanda-tanda Allah yang maha besar. Dia yang telah menciptakan kita dari jiwa yang satu. Kita dulu adalah satu yang tak terbilang, kesatuan yang tak bisa dibagi-bagi. Kisah perjalanan adalah legenda zaman, belum pernah dunia mendengarnya dan tidak mungkin terulang lagi sampai sang waktu akan berakhir punah.
Dr. Aisyah abd. al-Rahman/Bint al-Syati’
Sepanjang sejarah manusia, laki-laki dan perempuan saling membutuhkan satu sama lainnya, bahkan bagi nabi Adam, surga pun terasa kurang lengkap tanpa seorang pendamping (Hawa). Perempuan adalah permata yang memancarkan aura kekuatan yang akan membuat laki-laki menjadi super, dari malas menjadi semangat, dari lemah menjadi kuat, dan dari harapan menjadi kenyataan. Perempuan juga membuat hati yang kasar menjadi lembut, tangis menjadi tawa, dan sebaliknya bisa membuat laki-laki menjadi sosok yang kejam dan menakutkan. Fakta sejarah membuktikan bahwa dalam setiap kesuksesan orang besar, di belakangnya seringkali ada sosok perempuan yang selalu mensupportnya. Dan juga sebaliknya, sejarah pertumpahan darah sering kali terjadi demi memperebutkan seorang perempuan. Qabil adalah actor pertama dalam sejarah pembunuhan manusia yang dilakukan pada saudaranya sendiri Habil, demi sosok perempuan yang bernama Iqlima.
Demikianlah sunnatullah bahwa yang namanya laki-laki membutuhkan perempuan, dan sebaliknya perempuan juga membutuhkan sosok laki-laki, yang akan melindunginya, menjadi imam dalam menempuh perjalanan hidupnya, dan menjadi pembela dalam setiap desah nafasnya.
Di sinilah dibutuhkan tali sebagai penghubung yang akan mengikat antar keduanya, membangun bersama rumah surgawi, dan mencetak generasi-generasi Islami. Itulah pernikahan. Untuk mewujudkan semua itu, kita harus merumuskan siapakah sosok ideal yang akan menjadi pendamping hidup kita, sehingga kita dan pasangan kita akan merasa menjadi manusia yang paling bahagia. Dan mungkin kelak akan menjadi kenangan indah yang takkan pernah terlupakan sepanjang masa seperti kokohnya Tajmahal yang menjadi lambang kecintaan suami pada istri tercintanya, mumtaz. Inilah contoh-contoh untuk membangun ” Baiti Jannati” rumahku adalah surgaku…
Alangkah indahnya punya sosok istri seperti Siti Khadijah, istri yang membuat nabi selalu ingat sepanjang masa, istri yang selalu ada dalam bahagia maupun duka, menghiburnya saat beliau bersedih, dan menjadi tempat curahan keluh-kesahnya. Sosok istri yang posisinya tak tergantikan sehingga nabi sulit melupakannya, bahkan sampai tiga atau empat tahun setelah kewafatannya baru nabi mencari penggantinya. nabi pernah berkata pada Siti Aisyah “Allah tidak mengganti Khadijah dengan yang lebih baik, dia percaya padaku saat semua orang tidak mempercayaiku, dia membenarkan aku saat semua manusia mendustakanku, berbagi harta denganku saat semua orang mengharamkan padaku. Dan Allah memberikan keturunan darinya dimana Allah mengharamkan dari yang lainnya.
Alangkah bahagianya seorang istri yang mempunyai sosok suami seperti Rasulullah, suami yang memanggil Siti Aisyah dengan sebutan “Ya Humaira’”, suami yang bila istrinya keluar rumah digandeng dan dihantar sampai ke atas kendaraan, sosok suami yang membuat Siti Aisyah menangis terharu saat melihat suaminya tertidur di depan pintu, saat itu nabi kemalaman datang berkunjung ke rumah Siti Aisyah. Paginya Siti Aisyah minta maaf, tapi apa jawaban nabi, tidak Aisyah, aku yang salah, aku terlalu malam datang ke sini.
Alangkah beruntungnya suami yang mempunyai istri seperti Siti Hajar yang rela di tinggal suami di sebuah lembah yang tak berpenghuni dalam keadaan menyusui karena demi sebuah perintah. Atau seperti istrinya Umar bin Abdul Aziz yang rela meninggalkan harta perhiasannya dan memilih ikut bersama suaminya. Dan masih banyak contoh-contoh sosok suami-istri yang membangun rumah tangganya bak taman surgawi.
Namun alangkah malangnya suami-Istri yang tidak bisa saling membahagiakan, tidak bisa saling mengalah, dan tidak bisa saling mengerti. Alangkah malangnya suami jika punya istri yang berkarir hingga pulang larut malam, tidak ada yang menyambut suami ketika datang dari kantor , tidak ada senyum manis sang istri di depan pintu, dan istri sudah tidak sempat lagi membuatkan masakan untuk suaminya. Semuanya pada sibuk, rumah hanya sebagai tempat istirahat dengan segala kelelahan yang dibawa dari tempat kerja masing-masing, rumah hanya menjadi tempat pelampiasan kemarahan, pertengkaran sering mewarnai keseharian, dan ketika di tegur, Istri selalu berdalih emansipasi wanita yang kadang dengan alasan seperti ini istri sering melupakan kewajibannya. Anak-anak kurang mendapatkan kasih sayang, dan suami sudah tidak lagi merindukan senyum sang istri. Apakah keluarga seperti ini yang dirindukan? “
Baiti Jannati” rumahku adalah surgaku bukan untuk diimpikan tapi harus diusahakan. Kebahagiaan tidak datang begitu saja, harus ada upaya dari keduanya. Suami-istri harus bisa merawat, saling melengkapi satu sama lain, dan saling memahami hak dan kewajiban masing-masing sehingga rumah tangga itu bisa tetap utuh. Dengan saling memahami dan berusaha untuk saling memberikan yang terbaik, Insya Allah rumah surgawi akan menjadi kenyataan bukan hanya impian.
(hdn)
– Untuk mengawali tulisan ini, penulis ingin mengemukakan pengakuan seorang istri yang menulis sebuah Buku ‘Ala al-Jisr (di atas jembatan). Buku ini ditulis sebagai bukti kecintaannya kepada suaminya, Amin Khuli . inilah sebagian cuplikan itu…
” Tampak pada diri kita, bagi kita dan bersama kita, tanda-tanda Allah yang maha besar. Dia yang telah menciptakan kita dari jiwa yang satu. Kita dulu adalah satu yang tak terbilang, kesatuan yang tak bisa dibagi-bagi. Kisah perjalanan adalah legenda zaman, belum pernah dunia mendengarnya dan tidak mungkin terulang lagi sampai sang waktu akan berakhir punah.
Dr. Aisyah abd. al-Rahman/Bint al-Syati’
Sepanjang sejarah manusia, laki-laki dan perempuan saling membutuhkan satu sama lainnya, bahkan bagi nabi Adam, surga pun terasa kurang lengkap tanpa seorang pendamping (Hawa). Perempuan adalah permata yang memancarkan aura kekuatan yang akan membuat laki-laki menjadi super, dari malas menjadi semangat, dari lemah menjadi kuat, dan dari harapan menjadi kenyataan. Perempuan juga membuat hati yang kasar menjadi lembut, tangis menjadi tawa, dan sebaliknya bisa membuat laki-laki menjadi sosok yang kejam dan menakutkan. Fakta sejarah membuktikan bahwa dalam setiap kesuksesan orang besar, di belakangnya seringkali ada sosok perempuan yang selalu mensupportnya. Dan juga sebaliknya, sejarah pertumpahan darah sering kali terjadi demi memperebutkan seorang perempuan. Qabil adalah actor pertama dalam sejarah pembunuhan manusia yang dilakukan pada saudaranya sendiri Habil, demi sosok perempuan yang bernama Iqlima.
Demikianlah sunnatullah bahwa yang namanya laki-laki membutuhkan perempuan, dan sebaliknya perempuan juga membutuhkan sosok laki-laki, yang akan melindunginya, menjadi imam dalam menempuh perjalanan hidupnya, dan menjadi pembela dalam setiap desah nafasnya.
Di sinilah dibutuhkan tali sebagai penghubung yang akan mengikat antar keduanya, membangun bersama rumah surgawi, dan mencetak generasi-generasi Islami. Itulah pernikahan. Untuk mewujudkan semua itu, kita harus merumuskan siapakah sosok ideal yang akan menjadi pendamping hidup kita, sehingga kita dan pasangan kita akan merasa menjadi manusia yang paling bahagia. Dan mungkin kelak akan menjadi kenangan indah yang takkan pernah terlupakan sepanjang masa seperti kokohnya Tajmahal yang menjadi lambang kecintaan suami pada istri tercintanya, mumtaz. Inilah contoh-contoh untuk membangun ” Baiti Jannati” rumahku adalah surgaku…
Alangkah indahnya punya sosok istri seperti Siti Khadijah, istri yang membuat nabi selalu ingat sepanjang masa, istri yang selalu ada dalam bahagia maupun duka, menghiburnya saat beliau bersedih, dan menjadi tempat curahan keluh-kesahnya. Sosok istri yang posisinya tak tergantikan sehingga nabi sulit melupakannya, bahkan sampai tiga atau empat tahun setelah kewafatannya baru nabi mencari penggantinya. nabi pernah berkata pada Siti Aisyah “Allah tidak mengganti Khadijah dengan yang lebih baik, dia percaya padaku saat semua orang tidak mempercayaiku, dia membenarkan aku saat semua manusia mendustakanku, berbagi harta denganku saat semua orang mengharamkan padaku. Dan Allah memberikan keturunan darinya dimana Allah mengharamkan dari yang lainnya.
Alangkah bahagianya seorang istri yang mempunyai sosok suami seperti Rasulullah, suami yang memanggil Siti Aisyah dengan sebutan “Ya Humaira’”, suami yang bila istrinya keluar rumah digandeng dan dihantar sampai ke atas kendaraan, sosok suami yang membuat Siti Aisyah menangis terharu saat melihat suaminya tertidur di depan pintu, saat itu nabi kemalaman datang berkunjung ke rumah Siti Aisyah. Paginya Siti Aisyah minta maaf, tapi apa jawaban nabi, tidak Aisyah, aku yang salah, aku terlalu malam datang ke sini.
Alangkah beruntungnya suami yang mempunyai istri seperti Siti Hajar yang rela di tinggal suami di sebuah lembah yang tak berpenghuni dalam keadaan menyusui karena demi sebuah perintah. Atau seperti istrinya Umar bin Abdul Aziz yang rela meninggalkan harta perhiasannya dan memilih ikut bersama suaminya. Dan masih banyak contoh-contoh sosok suami-istri yang membangun rumah tangganya bak taman surgawi.
Namun alangkah malangnya suami-Istri yang tidak bisa saling membahagiakan, tidak bisa saling mengalah, dan tidak bisa saling mengerti. Alangkah malangnya suami jika punya istri yang berkarir hingga pulang larut malam, tidak ada yang menyambut suami ketika datang dari kantor , tidak ada senyum manis sang istri di depan pintu, dan istri sudah tidak sempat lagi membuatkan masakan untuk suaminya. Semuanya pada sibuk, rumah hanya sebagai tempat istirahat dengan segala kelelahan yang dibawa dari tempat kerja masing-masing, rumah hanya menjadi tempat pelampiasan kemarahan, pertengkaran sering mewarnai keseharian, dan ketika di tegur, Istri selalu berdalih emansipasi wanita yang kadang dengan alasan seperti ini istri sering melupakan kewajibannya. Anak-anak kurang mendapatkan kasih sayang, dan suami sudah tidak lagi merindukan senyum sang istri. Apakah keluarga seperti ini yang dirindukan? “
Baiti Jannati” rumahku adalah surgaku bukan untuk diimpikan tapi harus diusahakan. Kebahagiaan tidak datang begitu saja, harus ada upaya dari keduanya. Suami-istri harus bisa merawat, saling melengkapi satu sama lain, dan saling memahami hak dan kewajiban masing-masing sehingga rumah tangga itu bisa tetap utuh. Dengan saling memahami dan berusaha untuk saling memberikan yang terbaik, Insya Allah rumah surgawi akan menjadi kenyataan bukan hanya impian.
(hdn)
Kamis, 23 Desember 2010
nasyid @ solo
1. ZUKHRUF (Group / Etnik)
2. Q-VOICE (Group)
3. ALKALINE (Group)
4. D’ ARSH (group)
5. IQ (Group)
6. ARDHIE (Soloist)
7. SHAFDHAN (Duo)
8. SYAFIQ SYAMIL (Soloist)
9. ELEMENTAL (Group/ SMA Al Islam)
10. AR ROYAN VOICE (Group / Acapella UNS)
11. AL BANA (Group/ Acapella UNS)
12. SANG JIWA (Group / Haroki)
13. NEO ZULFIKAR (group / Haroki)
14. D'KAFFAH (Group / Acapella / PP Almukmin)
15. SAKKA (Group / UMS)
16. TARTILA (Group / Acapella / PP Almukmin)
17. VALENSI (Group / MA Jamsaren)
18. ALPHAVETA (Group / SMAIT Nurhidayah)
19. METAMORPHVOICE (Group / SMAIT Nurhidayah)
20. NQ NADA (Group / Acapella / PP Almukmin)
21. The NICE (Group / Acapella / SMA 1 Kartasura)
22. IKHWANA VOICE-IVE (Group / music / Klaten)
23. IKHWANUNADA (Group / Acapella UMS)
24. SUARA HIDAYATULLOH (Group / Wonogiri)
25. YAPIST Voice (Group / Acapella / Klaten)
26. SMILE VOICE (Group / Acapella)
27. NASYID FAIZ (Group / Acapella UNS)
28. SHAFF VOICE (Group / SMPIT Nurhidayah)
2. Q-VOICE (Group)
3. ALKALINE (Group)
4. D’ ARSH (group)
5. IQ (Group)
6. ARDHIE (Soloist)
7. SHAFDHAN (Duo)
8. SYAFIQ SYAMIL (Soloist)
9. ELEMENTAL (Group/ SMA Al Islam)
10. AR ROYAN VOICE (Group / Acapella UNS)
11. AL BANA (Group/ Acapella UNS)
12. SANG JIWA (Group / Haroki)
13. NEO ZULFIKAR (group / Haroki)
14. D'KAFFAH (Group / Acapella / PP Almukmin)
15. SAKKA (Group / UMS)
16. TARTILA (Group / Acapella / PP Almukmin)
17. VALENSI (Group / MA Jamsaren)
18. ALPHAVETA (Group / SMAIT Nurhidayah)
19. METAMORPHVOICE (Group / SMAIT Nurhidayah)
20. NQ NADA (Group / Acapella / PP Almukmin)
21. The NICE (Group / Acapella / SMA 1 Kartasura)
22. IKHWANA VOICE-IVE (Group / music / Klaten)
23. IKHWANUNADA (Group / Acapella UMS)
24. SUARA HIDAYATULLOH (Group / Wonogiri)
25. YAPIST Voice (Group / Acapella / Klaten)
26. SMILE VOICE (Group / Acapella)
27. NASYID FAIZ (Group / Acapella UNS)
28. SHAFF VOICE (Group / SMPIT Nurhidayah)
Sabtu, 18 Desember 2010
Ciri-ciri akan terjadinya gempa dan tips penyelamatan diri.
Gempa bumi yang terjadi memang menakutkan, namun hal ini tidak bisa dihindari mengingat Indonesia termasuk negara yang rawan akan gempa.
Untuk itu, mempelajari dan mewaspadai ciri-ciri yang biasanya terjadi sebelum gempa adalah hal yang bijaksana.
Ada beberapa ciri-ciri yang dapat terlihat jika akan terjadi gempa bumi. Beberapa ciri-ciri tersebut antara lain:
Lihat ke langit
gempa-imageskalau di langit ada awan yang berbentuk seperti angin tornado/seperti pohon/seperti batang, bentuknya berdiri, itu adalah awan gempa yang biasanya muncul sebelum gempa terjadi.
Awan yang berbentuk aneh itu terjadi karena adanya gelombang elektromagnetis berkekuatan hebat dari dasar bumi, sehingga gelombang elektromagnetis tersebut ‘menghisap’ daya listrik di awan, oleh karena itu bentuk awannya jadi seperti tersedot ke bawah.
Gelombang elektromagnetis berkekuatan besar itu sendiri terjadi akibat adanya patahan atau pergeseran lempeng bumi. Tapi kemunculan awan gempa seperti itu di langit tidak selalu berarti akan ada gempa. Bisa saja memang bentuknya seperti itu.
Coba diuji medan elektromagnetis di dalam rumah
- Cek siaran TV, apakah ada suara brebet-brebet ataukah tidak
- Jika terdapat mesin fax, cek apakah lampunya blinking biarpun lagi tidak transmit data
- Coba minta orang lain mengirim fax ke kita, cek apakah teksnya yang diterima berantakan atau tidak
- Coba matikan aliran listrik. Cek apakah lampu neon tetap menyala redup/remang-remang biarpun tak ada arus listrik
Kalo tiba-tiba TV brebet-brebet, lampu fax blinking, padahal sedang tidak transmitting, teks yang kita terima berantakan dan neon tetap menyala biarpun tidak ada arus listrik, itu berarti Baca entri selengkapnya »
Untuk itu, mempelajari dan mewaspadai ciri-ciri yang biasanya terjadi sebelum gempa adalah hal yang bijaksana.
Ada beberapa ciri-ciri yang dapat terlihat jika akan terjadi gempa bumi. Beberapa ciri-ciri tersebut antara lain:
Lihat ke langit
gempa-imageskalau di langit ada awan yang berbentuk seperti angin tornado/seperti pohon/seperti batang, bentuknya berdiri, itu adalah awan gempa yang biasanya muncul sebelum gempa terjadi.
Awan yang berbentuk aneh itu terjadi karena adanya gelombang elektromagnetis berkekuatan hebat dari dasar bumi, sehingga gelombang elektromagnetis tersebut ‘menghisap’ daya listrik di awan, oleh karena itu bentuk awannya jadi seperti tersedot ke bawah.
Gelombang elektromagnetis berkekuatan besar itu sendiri terjadi akibat adanya patahan atau pergeseran lempeng bumi. Tapi kemunculan awan gempa seperti itu di langit tidak selalu berarti akan ada gempa. Bisa saja memang bentuknya seperti itu.
Coba diuji medan elektromagnetis di dalam rumah
- Cek siaran TV, apakah ada suara brebet-brebet ataukah tidak
- Jika terdapat mesin fax, cek apakah lampunya blinking biarpun lagi tidak transmit data
- Coba minta orang lain mengirim fax ke kita, cek apakah teksnya yang diterima berantakan atau tidak
- Coba matikan aliran listrik. Cek apakah lampu neon tetap menyala redup/remang-remang biarpun tak ada arus listrik
Kalo tiba-tiba TV brebet-brebet, lampu fax blinking, padahal sedang tidak transmitting, teks yang kita terima berantakan dan neon tetap menyala biarpun tidak ada arus listrik, itu berarti Baca entri selengkapnya »
Muffin Apel Coklat Keping
Bahan:
150 gram tepung terigu protein sedang
1/2 sendok makan baking powder
1/4 sendok teh garam
25 gram gula pasir halus
50 gram gula palem
25 gram margarin
1 butir telur, dikocok lepas
50 ml susu cair
100 gram apel, diparut kasar
15 gram cokelat keping
Cara membuat:
* Ayak tepung terigu dan baking powder. Tambahkan garam, gula pasir halus, dan gula palem. Aduk rata. Masukkan margarin, aduk sampai berbutir.
* Kocok lepas telur dan susu cair.
* Tuang sedikit-sedikit ke campuran tepung terigu sambil diaduk rata.
* Tambahkan apel dan cokelat keping. Aduk rata.
* Tuang ke cup kertas cokelat tebal ukuran keci!.
* Oven 20 menit dengan api bawah suhu 190 derajat Celsius sampai matang.
UNTUK 6 BUAH
selamat mencoba
- shalihah.com -
sumber Tabloid Saji
150 gram tepung terigu protein sedang
1/2 sendok makan baking powder
1/4 sendok teh garam
25 gram gula pasir halus
50 gram gula palem
25 gram margarin
1 butir telur, dikocok lepas
50 ml susu cair
100 gram apel, diparut kasar
15 gram cokelat keping
Cara membuat:
* Ayak tepung terigu dan baking powder. Tambahkan garam, gula pasir halus, dan gula palem. Aduk rata. Masukkan margarin, aduk sampai berbutir.
* Kocok lepas telur dan susu cair.
* Tuang sedikit-sedikit ke campuran tepung terigu sambil diaduk rata.
* Tambahkan apel dan cokelat keping. Aduk rata.
* Tuang ke cup kertas cokelat tebal ukuran keci!.
* Oven 20 menit dengan api bawah suhu 190 derajat Celsius sampai matang.
UNTUK 6 BUAH
selamat mencoba
- shalihah.com -
sumber Tabloid Saji
SEO ???yuuk telisik lebih jauh
SEO adalah teknik stukturisasi dan restukturisasi sebuah website agar mudah dikenali Search Engine dan mendapatkan hasil terbaik di halaman pencarian search engine.
Kenapa pebisnis internet marketing menerapkan SEO, agar webnya mendapatkan ribuan kunjungan, pertanyaannya apakah ada yg menerapkan SEO penuh tetapi tidak jualan klik per klik? Banyak termasuk saya, di http://www.google.co.id/ ketika mengetikkan: layanan desain web, maka web: www.visimaster.com ada di halaman pertama, dampaknya alhamdulillah dengan seizin Allah, kami ada order/project web dan sistem informasi.
SEO membantu Devisa
Banyak, para ekportir kerajinan dan mebel mereka menjual barang dengan meng-SEO kan websitenya, tujuannya adalah agar web mereka muncul di halaman awal Google sehingga produk nya mudah di kenal. sehingga dari sini SEO sangat membanti Devisa negara, karena dulunya mebel-mebel dari China menduduki halan awal di Google di pencarian kata wholesale dan lain-lain, sekarang yang menduduki halaman pertama adalah produsen mebel dari Indonesia, sehinga kita tahu produk-produk mebel Indonesia naik drastis.
“Anak desa” mendapatkan order raksasa karena web nya nomor 1 di google.
Sudah mendengar khabar dari Jepara, seorang anak desa dengan websitenya yang menjual produk dari kayu dan barusan mendapatkan order langsung dari Apple untuk pembuatan Chasing kayu untuk produk IPOD?????
Anak desa yang tidak kenal dengan Apple Corporation bisa mendapatkan Job? Devisa terbantu. Apakah “”anak desa”" itu seorang programmer hebat? Tidak, biasa-biasa atau standar saja.
Kesuksesan SEO milik orang cerdas, cerdik atau tekun, bukan milik programmer semata, bahkan saya lihat banyak programmer yang tidak tahu SEO.
SEO menyelamatkan Indonesia yaitu Bali dan Yogya
Sehabis BOM Bali, maka para touris lari dari negara ini, mereka takut, akhirnya dunia pariwisata menurun, rakyat Bali sedih tingkat hunian hotel rendah produk-produk di bali sepi pembeli. Dunia berburu berita tentang Bali dengan kata Bali Bombing, maka google menunjukkan kehanciran Bali, manusia berdarah-darah, gedung hancur, ada potongan tangan, ada berita heboh di Google tentang hebatnya Bali, Bali sepi. Negara Malaysia, Thailand dengan wisatanya senang, mereka meluncurkan iklan pariwisatanya, sehingga yg bertujuan ke Bali pindah ke negara mereka.
Munculah gerakan di Top Manajemen di Bali dan mengerahkan Pakar-pakar SEO Indonesia, akhirnya dalam waktu singkat ketika masyarakat dunia mencari berita Bali Boombing di Google yang muncul adalah pemulihan yang cepat, keadaan nyaman pulau bali paska Bom Bali, keadaan touris yang sedang santai di lokasi Bom Bali.
Semua berita negatif di Bali terlempar ke bawah, sehingga berita positif tentang pemulihan Bali muncul di halaman-halaman awal Google, 1 tahun kemudian tingkat hunian di Bali sudah pulih.
SEO sanggup merubah opini Dunia
Gempa Yogya melanda, potensi budaya hancur sebagian, namun berita itu sampai ke dunia, karena Kraton Yogyakarta memiliki hubungan dengan kerajaan Inggris, belanda, malaysia, kasultanan Brunia.
Pencaria berita Gempa Jogja di dunia meningkat, karena Jogja adalah ASIA KECIL menurut para praktisi pariwisata. Kerugian berdampak pada ekportir perak, kerajinan kasongan, kerajinan kulit karena berita itu, importir dari negara lain hampir ada yg akan lari ke produk-produk dari negara China, akhirnya website kebangkitan yogya, kebangkitan bantul muncul banyak sekali, semua top di google, desa kasongan dengan produk gerabah yang menguasai dunia di ekpos habis-habisan, domain bangkit jogja laris.
Semua pergerakan berusaha melindungi opini bahwa Yogya yang terkena gempa hanya sebagian wilayah bukan semuanya, dari berita kebangkitan itu, dengan foto-foto pembangunan, gotong royong dan pencegahan bencana dari pemerintah yang bagus maka dampaknya:
* Para importir negara lain justru membantu dana untuk membangunbeberapa produsen kerajinan yogya untuk membangun gedung,mesin dan tatanan paabrik yang rusak
* Pembayaran produk dari pembeli2 luar negeri dipercepat, dampaknya pengrajin bisa memulihkan langkah usaha dengan cepat.
* Dengan gempa akhirnya banyak industri dunia tahu, bahwa yogya punya produk kerajinan yang hebat dan cukup murah.
Demikian gambaran SEO menyelamatkan Indonesia.
Sumber bacaan: Postingan Ipan Pranashakti di Milis Pengusaha Muslim, pengusahamuslim.com
Artikel jejakbusiness.wordpress.com
Dipublikasikan oleh: PengusahaMuslim.Com
Kenapa pebisnis internet marketing menerapkan SEO, agar webnya mendapatkan ribuan kunjungan, pertanyaannya apakah ada yg menerapkan SEO penuh tetapi tidak jualan klik per klik? Banyak termasuk saya, di http://www.google.co.id/ ketika mengetikkan: layanan desain web, maka web: www.visimaster.com ada di halaman pertama, dampaknya alhamdulillah dengan seizin Allah, kami ada order/project web dan sistem informasi.
SEO membantu Devisa
Banyak, para ekportir kerajinan dan mebel mereka menjual barang dengan meng-SEO kan websitenya, tujuannya adalah agar web mereka muncul di halaman awal Google sehingga produk nya mudah di kenal. sehingga dari sini SEO sangat membanti Devisa negara, karena dulunya mebel-mebel dari China menduduki halan awal di Google di pencarian kata wholesale dan lain-lain, sekarang yang menduduki halaman pertama adalah produsen mebel dari Indonesia, sehinga kita tahu produk-produk mebel Indonesia naik drastis.
“Anak desa” mendapatkan order raksasa karena web nya nomor 1 di google.
Sudah mendengar khabar dari Jepara, seorang anak desa dengan websitenya yang menjual produk dari kayu dan barusan mendapatkan order langsung dari Apple untuk pembuatan Chasing kayu untuk produk IPOD?????
Anak desa yang tidak kenal dengan Apple Corporation bisa mendapatkan Job? Devisa terbantu. Apakah “”anak desa”" itu seorang programmer hebat? Tidak, biasa-biasa atau standar saja.
Kesuksesan SEO milik orang cerdas, cerdik atau tekun, bukan milik programmer semata, bahkan saya lihat banyak programmer yang tidak tahu SEO.
SEO menyelamatkan Indonesia yaitu Bali dan Yogya
Sehabis BOM Bali, maka para touris lari dari negara ini, mereka takut, akhirnya dunia pariwisata menurun, rakyat Bali sedih tingkat hunian hotel rendah produk-produk di bali sepi pembeli. Dunia berburu berita tentang Bali dengan kata Bali Bombing, maka google menunjukkan kehanciran Bali, manusia berdarah-darah, gedung hancur, ada potongan tangan, ada berita heboh di Google tentang hebatnya Bali, Bali sepi. Negara Malaysia, Thailand dengan wisatanya senang, mereka meluncurkan iklan pariwisatanya, sehingga yg bertujuan ke Bali pindah ke negara mereka.
Munculah gerakan di Top Manajemen di Bali dan mengerahkan Pakar-pakar SEO Indonesia, akhirnya dalam waktu singkat ketika masyarakat dunia mencari berita Bali Boombing di Google yang muncul adalah pemulihan yang cepat, keadaan nyaman pulau bali paska Bom Bali, keadaan touris yang sedang santai di lokasi Bom Bali.
Semua berita negatif di Bali terlempar ke bawah, sehingga berita positif tentang pemulihan Bali muncul di halaman-halaman awal Google, 1 tahun kemudian tingkat hunian di Bali sudah pulih.
SEO sanggup merubah opini Dunia
Gempa Yogya melanda, potensi budaya hancur sebagian, namun berita itu sampai ke dunia, karena Kraton Yogyakarta memiliki hubungan dengan kerajaan Inggris, belanda, malaysia, kasultanan Brunia.
Pencaria berita Gempa Jogja di dunia meningkat, karena Jogja adalah ASIA KECIL menurut para praktisi pariwisata. Kerugian berdampak pada ekportir perak, kerajinan kasongan, kerajinan kulit karena berita itu, importir dari negara lain hampir ada yg akan lari ke produk-produk dari negara China, akhirnya website kebangkitan yogya, kebangkitan bantul muncul banyak sekali, semua top di google, desa kasongan dengan produk gerabah yang menguasai dunia di ekpos habis-habisan, domain bangkit jogja laris.
Semua pergerakan berusaha melindungi opini bahwa Yogya yang terkena gempa hanya sebagian wilayah bukan semuanya, dari berita kebangkitan itu, dengan foto-foto pembangunan, gotong royong dan pencegahan bencana dari pemerintah yang bagus maka dampaknya:
* Para importir negara lain justru membantu dana untuk membangunbeberapa produsen kerajinan yogya untuk membangun gedung,mesin dan tatanan paabrik yang rusak
* Pembayaran produk dari pembeli2 luar negeri dipercepat, dampaknya pengrajin bisa memulihkan langkah usaha dengan cepat.
* Dengan gempa akhirnya banyak industri dunia tahu, bahwa yogya punya produk kerajinan yang hebat dan cukup murah.
Demikian gambaran SEO menyelamatkan Indonesia.
Sumber bacaan: Postingan Ipan Pranashakti di Milis Pengusaha Muslim, pengusahamuslim.com
Artikel jejakbusiness.wordpress.com
Dipublikasikan oleh: PengusahaMuslim.Com
ilmu psikologi
the first WORKSHOP Penelitian Psikologi Islam
edisi Metodologi Penelitian
Bersama:
Bismillaahirrahmaanirrahiim…
Workshop pertama yang digawangi oleh IPLF ini dimulai pukul 08:30. Dibuka oleh Muh. Alfi Ash-shidiqqie sebagai MC, dilanjutkan dengan tilawah oleh Garin. Sambutan dari Direktur IPLF, Yurisa Nurhidayati mengawali workshop yang akan diisi oleh Pak Bagus Riyono. Dalam sambutannya, Yurisa memilih untuk berbagi cerita agar tidak terkesan terlalu formal. Disampaikan Yurisa sebuah harapan agar workshop ini memang tidak sekadar paradigma Psikologi Islam, tetapi lebih pada tindakan nyata berupa penelitian.
Dan kemudian, peserta yang dihadiri sekitar 100 peserta ini, termasuk Ketua IMAMUPSI Presnas I, Wahyu Budi yang datang dari Malang, dimulai dengan semangat mencari ilmu. ^-^
OUTLINE WORKSHOP
1. Memahami MAKNA dari metode penelitian dalam Psikologi Islam
2. Memahami MANFAAT dari penerapan metode penelitian ilmiah
3. Menyadari TANTANGAN dari disiplin Psikologi Islam
4. Mengeksplorasi PILIHAN dalam penerapan metode penelitian untuk disiplin Psikologi Islam
5. Membangun SEMANGAT untuk meneliti dan menerapkan Psikologi Islam
Mari kita berlanjut pada isi workshop… ^-^
Workshop ini diadakan bukan tanpa tujuan, melainkan sebagai langkah awal sebuah penelitian Psikologi Islam, mengobati kehausan ilmu para peneliti muda dan mereka yang menaruh perhatian besar terhadap Psikologi Islam.
Maka, Pak Bagus mengawalinya dengan sebuah pertanyaan:
MAKNA
Apa arti Ilmu Pengetahuan dan apakah peran Metode?
Apa yang ingin kita dapatkan dari ilmu pengetahuan?
Inilah jawabannya:
* Sebuah kebenaran
Kebenaran adalah sebuah kerinduan primordial (kerinduan yang teguh, yang sudah dibawa sejak lahir). Merindukan kebenaran adalah fitrah manusia. Kebenaran itu abadi dan universal. Dan tentu saja, Yang Maha Benar hanyalah Allah Subhanahu Wata’ala…
Orang-orang berilmu adalah pewaris para Nabi (Hadist Rasulullaah)
Maksud kata ‘pewaris’ di sini adalah para cendekiawan Muslim yang menyerahkan diri pada Allah.
Seluruh ilmu adalah milik Allah yang diberikanNya sedikit untuk Rasulullaah Muhammad SAW, yang kemudian diajarkan kepada umatnya dan para manusia, dimana selanjutnya manusia menggunakan ilmu-ilmu tersebut dalam rangka menjalankan tugas sebagai khalifah di muka Bumi; untuk mengolah alam semesta.
Dalam proses pencarian ilmu, kita bertemu dengan kebenaran deduktif. Kebenaran deduktif ini diawali dari Al Haq –> Al Uswah –> Akal Budi/Intellect/al Aqlu –> Argumentasi –> Observasi –> Demonstrasi –> Data.
Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang engkau tidak memiliki
pengetahuan tentangnya….
Kemudian, setiap ada kebenaran deduktif, kita juga mengenal kebenaran induktif. Kebenaran induktif berjalan dari Data –> Demonstrasi –> Observasi –> Argumentasi –> Akal Budi/Intellect/al Aqlu –> Al Uswah — (dilakukan konfirmasi dan justifikasi)–> Al Haq.
Jika orang Islam malas mencari ilmu, maka dia sudah berada
di tepi jurang kekafiran….
Dalam proses pencarian ilmu, tentu kita senantiasa menggunakan metode ilmiah. Mengapa metode ilmiah?
Metode ilmiah adalah cara kita untuk menemukan hikmah kebenaran dari alam semesta “macrocosmos” maupun “microcosmos”. Metode ilmiah merupakan alat bagi akal budi kita untuk menkonfirmasi (deduktif) dan menemukan pemahaman baru (induktif) tentang kebenaran.
Selanjutnya, mari kita berkenalan dengan salah satu tokoh ternama yang dikenal sebagai saintis pertama di dunia. Dan beruntunglah kita, karena beliau adalah seorang Muslim yang taat.
Perkenalkan…. Beliau bernama….
IBN AL HAYTHAM
Di kalangan cendekiawan Barat, beliau dikenal dengan nama Alhazen. Beliau lahir dengan nama Abu Ali Muhammad al-Hassan ibnu al-Haitham, di Basrah pada tahun 354 Hijriyah atau 965 Masehi. Kecintaannya kepada ilmu telah membawanya berhijrah ke Mesir. Selama di sana beliau telah mengambil kesempatan melakukan beberapa kerja penyelidikan mengenai aliran dan saliran Sungai Nil serta menyalin buku-buku mengenai matematika dan falak. Beliau adalah seorang ilmuwan Islam yang ahli dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, pengobatan, dan filsafat. Beliau banyak pula melakukan penyelidikan mengenai cahaya, dan telah memberikan ilham kepada ahli sains barat seperti Boger, Bacon, dan Kepler dalam menciptakan mikroskop serta teleskop. Tulisannya mengenai mata, telah menjadi salah satu rujukan yang penting dalam bidang pengajian sains di Barat.
Inilah beberapa pendapat Al Haytham yang menunjukkan kesaintisannya….
* Aristoteles berpendapat bahwa Matematika hanya berurusan dengan alam ideal dan tidak berhubungan dengan dunia fisik yang tak beraturan. Ibn al Haytam menunjukkan bahwa Matematika (dalam bentuk modern, al jabar) adalah alat yang dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena kehidupan nyata. Hal ini ditunjukkan Al Haytham dalam Q. S. Al Qamar: 49, “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”
* Aristoteles berpendapat bahwa mata melihat benda karena esensi dari benda tersebut merasuk ke mata. (tidak dapat dibuktikan secara ilmiah)
* Euclid dan Ptolemy berpendapat bahwa mata dapat melihat karena memancarkan cahaya pada benda yang dilihat. (jika mata memancarkan cahaya, mengapa kita tidak dapat melihat di tengah kegelapan? mengapa mata menjadi sakit karena silau ketika melihat matahari?)
* Ibn al Haytham menunjukkan bahwa mata menangkap pantulan cahaya dari benda yang dilihat, dan bayangan yang ditangkap oleh mata posisinya terbalik karena cahaya berjalan dalam garis lurus. (tak terbantahkan hingga saat ini)
Al Haytham melakukan percobaan menggunakan metode ilmiah, yang kemudian dikenal sebagai kamera Obscura, cikal bakal kamera masa kini.
Lalu, apa kaitan Al Haytham dengan Psikologi?
Al Haytham memperkenalkan Moon Illussion, yaitu di mana bulan tampak lebih besar ketika terbit dan tenggelam.
Pak Bagus memberi kami sebuah percobaan untuk menguji kebenaran Moon Illussion ini. Percobaan ini tidak asing lagi bagi para peserta. Hanya saja, kami yang belum tahu bahwa ini termasuk dalam Moon Illussion yang sudah sejak lama ditemukan oleh Al Haytham.
Percobaan yang saat ini dikenal sebagai ilusi Ebbinghaus ini menunjukkan pada kita bagaimana Moon Illussion itu terjadi. Bulatan oranye di tengah bulatan warna biru tampak lebih kecil bulatan di sebelah kiri. Namun, ternyata, kedua bulatan itu sama besar. Mengapa demikian?
Itulah yang terjadi, mengapa bulan tampak lebih besar ketika terbit dan tenggelam. Karena pada dua waktu tersebut, langit bersih, bulan hanya sendirian, dan kalaupun ada gedung-gedung atau pohon-pohon, gedung dan pohon itu tampak kecil.
Menurut filsuf Yunani, hal ini terjadi karena cahaya bulan mengalami refraksi ketika masuk atmosfer Bumi. Menurut Pak Bagus, jawaban dari para filsuf ini seolah seperti mengolah teori mengenai cahaya yang sebelumnya dikemukakan oleh Al Haytham. Namun, rupanya Al Haytham punya jawaban yang lebih cerdas. Al Haytham berpendapat bahwa ini adalah fenomena Psikologis, karena yang melihat sebenarnya bukan mata, melainkan otak.
Pendapat inilah yang mengawali ilmu Psychophysics yang selama ini diklaim oleh cendekiawan Barat. Ya. Ilmu itu berawal dari Al Haytham. Subhanallaah….
SIKAP ILMIAH
Sebagai seorang peneliti Muslim, kita harus memiliki sikap ilmiah, dimana sikap ilmiah ini berbeda dengan sikap ilmiah yang tertulis dalam buku Psikologi Eksperimen.
* Rendah hati (manusia itu bodoh. Allah-lah Yang Maha Benar –> Qur’an)
* Biarkan data yang berbicara (empiris)
* Jangan mudah percaya pendapat orang jika masih belum memuaskan akal pikiran kita (skeptis)
* Jelaskan dengan logika yang benar, yaitu logika suprarasional-sunatullaah dari Allah Yang Maha Benar (argumentatif)
* Eksplorasi segala kemungkinan penjelasan (teliti dan detail)
MANFAAT
Mengapa kita perlu metode ilmiah?
Jawabannya adalah…
1. Kebenaran hanya bisa kita saksikan dari demonstrasi
2. Argumentasi adalah penjelasan logis dari demonstrasi
3. Argumentasi yang benar adalah yang mengarah pada hukum Allah yang tertulis dalam Al Qur’an
4. Ilmu Hadist adalah penerapan dari prinsip-prinsip ilmiah ini (shahih=valid)
5. Dengan metode ilmiah, kita harus selalu terbuka dengan ide-ide baru dari akal pikiran yang jernih
6. Satu-satunya kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya adalah Al Qur’an
Tanpa metode ilmiah, segala sesuatu hanyalah asumsi belaka…
* Untuk menjadi ilmuwan sejati, seseorang harus menjadi Muslim sejati
* Muslim, artinya berserah diri pada kekuasaan dan kebenaran Allah
* Muslim, berarti mengakui bahwa yang benar hanyalah Allah
* Allah menyampaikan kebenarannya melalui Al Qur’an dan alam semesta
* Ilmu adalah jalan untuk memahami kebenaran Allah, baik melalui Al Qur’an maupun alam semesta, secara simultan
* Metode ilmiah adalah jalan untuk ‘berkomunikasi’ dengan alam semesta; let the universe speak for itself
* Al Qur’an adalah sumber inspirasi dan justifikasi
TANTANGAN
Apa yang kemungkinan menghambat proses penelitian dan publikasi Psikologi Islam
Tantangan dari luar; Scientific Taboo
* Masyarakat ilmiah dikuasaioleh ‘aliran’ tertentu yang cenderung tertutup
* Jurnal-jurnal ilmiah memiliki paham-paham yang cenderung membatasi artike-artikel yang sesuai dengan paham mereka. Contoh: teori Goal-Setting sulit masuk ke jurnal yang dikuasai aliran Behaviorisme
* Scientific Taboo menolak segala bentuk pernyataan yang mengindikasikan Tuhan
* Untuk publikasi, diperlukan jurnal tersendiri atau diterbitkan dalam bentuk buku
Tantangan dari dalam
Adanya penafsiran yang salah kaprah di mana semua kata ‘ilmi (ilmu) yang dimaksud dalam Qur’an maupun Hadist selalu diartikan sebagai ilmu agama. Seolah-olah di dunia ini hanya ada ilmu agama. Inilah yang membuat umat Islam terbelakang dalam hal ilmu. Dan inilah yang harus kita ubah.
Dan akhirnya, pilihan ada di tangan kita sendiri; memilih menjadi pewaris para Nabi atau masuk ke jurang kekafiran.
Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia;
dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu….
(Q. S. Al Ankabut: 43)
Allah akan meninggikan orang-orang beriman di antaramu
dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.
Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(Q. S. Al Mujadilah: 11)
Dan alhamdulillaah… menjelang Dhuhur, usai sudah workshop ini. InsyaAllaah, masih ada rangkaian workshop selanjutnya bagi mereka yang tertarik untuk melakukan penelitian dalam Psikologi Islam.
Akhir kata, semoga semua ilmu yang kita dapatkan bermanfaat bagi dunia-akhirat kita; bagi agama, keluarga, tanah air, dan alam semesta…^-^
I constantly sought knowledge and truth,
and it became my believe
that for gaining access to and closeness to God,
there is no better way than that of searching truth and knowledge…
(Ibn Al Haytham)
edisi Metodologi Penelitian
Bersama:
Bismillaahirrahmaanirrahiim…
Workshop pertama yang digawangi oleh IPLF ini dimulai pukul 08:30. Dibuka oleh Muh. Alfi Ash-shidiqqie sebagai MC, dilanjutkan dengan tilawah oleh Garin. Sambutan dari Direktur IPLF, Yurisa Nurhidayati mengawali workshop yang akan diisi oleh Pak Bagus Riyono. Dalam sambutannya, Yurisa memilih untuk berbagi cerita agar tidak terkesan terlalu formal. Disampaikan Yurisa sebuah harapan agar workshop ini memang tidak sekadar paradigma Psikologi Islam, tetapi lebih pada tindakan nyata berupa penelitian.
Dan kemudian, peserta yang dihadiri sekitar 100 peserta ini, termasuk Ketua IMAMUPSI Presnas I, Wahyu Budi yang datang dari Malang, dimulai dengan semangat mencari ilmu. ^-^
OUTLINE WORKSHOP
1. Memahami MAKNA dari metode penelitian dalam Psikologi Islam
2. Memahami MANFAAT dari penerapan metode penelitian ilmiah
3. Menyadari TANTANGAN dari disiplin Psikologi Islam
4. Mengeksplorasi PILIHAN dalam penerapan metode penelitian untuk disiplin Psikologi Islam
5. Membangun SEMANGAT untuk meneliti dan menerapkan Psikologi Islam
Mari kita berlanjut pada isi workshop… ^-^
Workshop ini diadakan bukan tanpa tujuan, melainkan sebagai langkah awal sebuah penelitian Psikologi Islam, mengobati kehausan ilmu para peneliti muda dan mereka yang menaruh perhatian besar terhadap Psikologi Islam.
Maka, Pak Bagus mengawalinya dengan sebuah pertanyaan:
MAKNA
Apa arti Ilmu Pengetahuan dan apakah peran Metode?
Apa yang ingin kita dapatkan dari ilmu pengetahuan?
Inilah jawabannya:
* Sebuah kebenaran
Kebenaran adalah sebuah kerinduan primordial (kerinduan yang teguh, yang sudah dibawa sejak lahir). Merindukan kebenaran adalah fitrah manusia. Kebenaran itu abadi dan universal. Dan tentu saja, Yang Maha Benar hanyalah Allah Subhanahu Wata’ala…
Orang-orang berilmu adalah pewaris para Nabi (Hadist Rasulullaah)
Maksud kata ‘pewaris’ di sini adalah para cendekiawan Muslim yang menyerahkan diri pada Allah.
Seluruh ilmu adalah milik Allah yang diberikanNya sedikit untuk Rasulullaah Muhammad SAW, yang kemudian diajarkan kepada umatnya dan para manusia, dimana selanjutnya manusia menggunakan ilmu-ilmu tersebut dalam rangka menjalankan tugas sebagai khalifah di muka Bumi; untuk mengolah alam semesta.
Dalam proses pencarian ilmu, kita bertemu dengan kebenaran deduktif. Kebenaran deduktif ini diawali dari Al Haq –> Al Uswah –> Akal Budi/Intellect/al Aqlu –> Argumentasi –> Observasi –> Demonstrasi –> Data.
Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang engkau tidak memiliki
pengetahuan tentangnya….
Kemudian, setiap ada kebenaran deduktif, kita juga mengenal kebenaran induktif. Kebenaran induktif berjalan dari Data –> Demonstrasi –> Observasi –> Argumentasi –> Akal Budi/Intellect/al Aqlu –> Al Uswah — (dilakukan konfirmasi dan justifikasi)–> Al Haq.
Jika orang Islam malas mencari ilmu, maka dia sudah berada
di tepi jurang kekafiran….
Dalam proses pencarian ilmu, tentu kita senantiasa menggunakan metode ilmiah. Mengapa metode ilmiah?
Metode ilmiah adalah cara kita untuk menemukan hikmah kebenaran dari alam semesta “macrocosmos” maupun “microcosmos”. Metode ilmiah merupakan alat bagi akal budi kita untuk menkonfirmasi (deduktif) dan menemukan pemahaman baru (induktif) tentang kebenaran.
Selanjutnya, mari kita berkenalan dengan salah satu tokoh ternama yang dikenal sebagai saintis pertama di dunia. Dan beruntunglah kita, karena beliau adalah seorang Muslim yang taat.
Perkenalkan…. Beliau bernama….
IBN AL HAYTHAM
Di kalangan cendekiawan Barat, beliau dikenal dengan nama Alhazen. Beliau lahir dengan nama Abu Ali Muhammad al-Hassan ibnu al-Haitham, di Basrah pada tahun 354 Hijriyah atau 965 Masehi. Kecintaannya kepada ilmu telah membawanya berhijrah ke Mesir. Selama di sana beliau telah mengambil kesempatan melakukan beberapa kerja penyelidikan mengenai aliran dan saliran Sungai Nil serta menyalin buku-buku mengenai matematika dan falak. Beliau adalah seorang ilmuwan Islam yang ahli dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, pengobatan, dan filsafat. Beliau banyak pula melakukan penyelidikan mengenai cahaya, dan telah memberikan ilham kepada ahli sains barat seperti Boger, Bacon, dan Kepler dalam menciptakan mikroskop serta teleskop. Tulisannya mengenai mata, telah menjadi salah satu rujukan yang penting dalam bidang pengajian sains di Barat.
Inilah beberapa pendapat Al Haytham yang menunjukkan kesaintisannya….
* Aristoteles berpendapat bahwa Matematika hanya berurusan dengan alam ideal dan tidak berhubungan dengan dunia fisik yang tak beraturan. Ibn al Haytam menunjukkan bahwa Matematika (dalam bentuk modern, al jabar) adalah alat yang dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena kehidupan nyata. Hal ini ditunjukkan Al Haytham dalam Q. S. Al Qamar: 49, “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”
* Aristoteles berpendapat bahwa mata melihat benda karena esensi dari benda tersebut merasuk ke mata. (tidak dapat dibuktikan secara ilmiah)
* Euclid dan Ptolemy berpendapat bahwa mata dapat melihat karena memancarkan cahaya pada benda yang dilihat. (jika mata memancarkan cahaya, mengapa kita tidak dapat melihat di tengah kegelapan? mengapa mata menjadi sakit karena silau ketika melihat matahari?)
* Ibn al Haytham menunjukkan bahwa mata menangkap pantulan cahaya dari benda yang dilihat, dan bayangan yang ditangkap oleh mata posisinya terbalik karena cahaya berjalan dalam garis lurus. (tak terbantahkan hingga saat ini)
Al Haytham melakukan percobaan menggunakan metode ilmiah, yang kemudian dikenal sebagai kamera Obscura, cikal bakal kamera masa kini.
Lalu, apa kaitan Al Haytham dengan Psikologi?
Al Haytham memperkenalkan Moon Illussion, yaitu di mana bulan tampak lebih besar ketika terbit dan tenggelam.
Pak Bagus memberi kami sebuah percobaan untuk menguji kebenaran Moon Illussion ini. Percobaan ini tidak asing lagi bagi para peserta. Hanya saja, kami yang belum tahu bahwa ini termasuk dalam Moon Illussion yang sudah sejak lama ditemukan oleh Al Haytham.
Percobaan yang saat ini dikenal sebagai ilusi Ebbinghaus ini menunjukkan pada kita bagaimana Moon Illussion itu terjadi. Bulatan oranye di tengah bulatan warna biru tampak lebih kecil bulatan di sebelah kiri. Namun, ternyata, kedua bulatan itu sama besar. Mengapa demikian?
Itulah yang terjadi, mengapa bulan tampak lebih besar ketika terbit dan tenggelam. Karena pada dua waktu tersebut, langit bersih, bulan hanya sendirian, dan kalaupun ada gedung-gedung atau pohon-pohon, gedung dan pohon itu tampak kecil.
Menurut filsuf Yunani, hal ini terjadi karena cahaya bulan mengalami refraksi ketika masuk atmosfer Bumi. Menurut Pak Bagus, jawaban dari para filsuf ini seolah seperti mengolah teori mengenai cahaya yang sebelumnya dikemukakan oleh Al Haytham. Namun, rupanya Al Haytham punya jawaban yang lebih cerdas. Al Haytham berpendapat bahwa ini adalah fenomena Psikologis, karena yang melihat sebenarnya bukan mata, melainkan otak.
Pendapat inilah yang mengawali ilmu Psychophysics yang selama ini diklaim oleh cendekiawan Barat. Ya. Ilmu itu berawal dari Al Haytham. Subhanallaah….
SIKAP ILMIAH
Sebagai seorang peneliti Muslim, kita harus memiliki sikap ilmiah, dimana sikap ilmiah ini berbeda dengan sikap ilmiah yang tertulis dalam buku Psikologi Eksperimen.
* Rendah hati (manusia itu bodoh. Allah-lah Yang Maha Benar –> Qur’an)
* Biarkan data yang berbicara (empiris)
* Jangan mudah percaya pendapat orang jika masih belum memuaskan akal pikiran kita (skeptis)
* Jelaskan dengan logika yang benar, yaitu logika suprarasional-sunatullaah dari Allah Yang Maha Benar (argumentatif)
* Eksplorasi segala kemungkinan penjelasan (teliti dan detail)
MANFAAT
Mengapa kita perlu metode ilmiah?
Jawabannya adalah…
1. Kebenaran hanya bisa kita saksikan dari demonstrasi
2. Argumentasi adalah penjelasan logis dari demonstrasi
3. Argumentasi yang benar adalah yang mengarah pada hukum Allah yang tertulis dalam Al Qur’an
4. Ilmu Hadist adalah penerapan dari prinsip-prinsip ilmiah ini (shahih=valid)
5. Dengan metode ilmiah, kita harus selalu terbuka dengan ide-ide baru dari akal pikiran yang jernih
6. Satu-satunya kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya adalah Al Qur’an
Tanpa metode ilmiah, segala sesuatu hanyalah asumsi belaka…
* Untuk menjadi ilmuwan sejati, seseorang harus menjadi Muslim sejati
* Muslim, artinya berserah diri pada kekuasaan dan kebenaran Allah
* Muslim, berarti mengakui bahwa yang benar hanyalah Allah
* Allah menyampaikan kebenarannya melalui Al Qur’an dan alam semesta
* Ilmu adalah jalan untuk memahami kebenaran Allah, baik melalui Al Qur’an maupun alam semesta, secara simultan
* Metode ilmiah adalah jalan untuk ‘berkomunikasi’ dengan alam semesta; let the universe speak for itself
* Al Qur’an adalah sumber inspirasi dan justifikasi
TANTANGAN
Apa yang kemungkinan menghambat proses penelitian dan publikasi Psikologi Islam
Tantangan dari luar; Scientific Taboo
* Masyarakat ilmiah dikuasaioleh ‘aliran’ tertentu yang cenderung tertutup
* Jurnal-jurnal ilmiah memiliki paham-paham yang cenderung membatasi artike-artikel yang sesuai dengan paham mereka. Contoh: teori Goal-Setting sulit masuk ke jurnal yang dikuasai aliran Behaviorisme
* Scientific Taboo menolak segala bentuk pernyataan yang mengindikasikan Tuhan
* Untuk publikasi, diperlukan jurnal tersendiri atau diterbitkan dalam bentuk buku
Tantangan dari dalam
Adanya penafsiran yang salah kaprah di mana semua kata ‘ilmi (ilmu) yang dimaksud dalam Qur’an maupun Hadist selalu diartikan sebagai ilmu agama. Seolah-olah di dunia ini hanya ada ilmu agama. Inilah yang membuat umat Islam terbelakang dalam hal ilmu. Dan inilah yang harus kita ubah.
Dan akhirnya, pilihan ada di tangan kita sendiri; memilih menjadi pewaris para Nabi atau masuk ke jurang kekafiran.
Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia;
dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu….
(Q. S. Al Ankabut: 43)
Allah akan meninggikan orang-orang beriman di antaramu
dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.
Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(Q. S. Al Mujadilah: 11)
Dan alhamdulillaah… menjelang Dhuhur, usai sudah workshop ini. InsyaAllaah, masih ada rangkaian workshop selanjutnya bagi mereka yang tertarik untuk melakukan penelitian dalam Psikologi Islam.
Akhir kata, semoga semua ilmu yang kita dapatkan bermanfaat bagi dunia-akhirat kita; bagi agama, keluarga, tanah air, dan alam semesta…^-^
I constantly sought knowledge and truth,
and it became my believe
that for gaining access to and closeness to God,
there is no better way than that of searching truth and knowledge…
(Ibn Al Haytham)
Langganan:
Postingan (Atom)