Radio Muslim

Rabu, 16 Juni 2010

Strategi Menang

Panji membaca sebuah koran yang ia beli di stasiun sebelum berangkat. Ia membaca berita tentang keberhasilan Taufik Hidayat menjuarai kejuaraan dunia bulu tangkis. Wah hebat, cabang bulu tangkis kita sudah mulai bangkit lagi, pikir Panji.

Yang menarik adalah komentar pelatih Taufik Hidayat ketika ditanya wartawan “Kemenangan ini sudah diduga sebelumnya, karena Taufik memang telah lama mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan ini.”

Kemenangan ini seperti telah direncanakan sebelumnya. Namun yang perlu diperhatikan adalah bahwa untuk menjadi pemenang, pasti kita memerlukan strategi. Coba saja kita tanyakan kepada para pemenang di bidang olah raga seperti Taufik Hidayat dari Bulu Tangkis, Michael Schumacher dari Balap Mobil, ataupun Lance Armstrong dari Balap Sepeda yang sudah sering meraih medali emas. Selain pemenang di bidang olah raga, kita juga bisa menanyakan rahasia sukses dari para pemenang dalam perang (misalnya oleh Jendral Sudirman, Jendral S. Patton), politik (misalnya oleh: Bill Clinton, Cory Aquino, Margaret Thatcher), bisnis (misalnya oleh Michael Dell, Bill Gates), ilmu pengetahuan (oleh para pemenang hadiah Nobel).

Ada tiga dasar yang harus diperhatikan oleh seorang pemenang, yaitu Hand (tangan, fisik), Head (kepala, akal, intelektual) dan Heart (hati, spirit, moral).

Kekuatan Fisik (Hand Power). Kekuatan fisik di sini adalah stamina sang pemenang dan kekuatan sumber daya yang dimiliki. Jadi, sangat penting bagi seorang pemenang untuk memiliki stamina yang kuat, karena untuk menghasilkan mahakarya di bidangnya, diperlukan kekuatan fisik yang prima. Dalam hal ini, kesehatan penting untuk dipelihara.

Seorang pemimpin juga perlu ditunjang dengan sumber daya yang cukup untuk tampil sebagai pemenang: Seorang olah ragawan perlu memiliki peralatan olah raga yang diperlukan, pelatih, sparing partner, dan kesempatan untuk mengasah keterampilannya dalam pertandingan persahabatan; seorang calon presiden memerlukan dana untuk berkampanye, serta tim sukses untuk membantunya menyusun taktik menang; seorang yang akan memulai bisnis memerlukan sumber daya untuk memproduksi ataupun mengadakan barang atau jasa yang akan dijualnya, serta dukungan dana serta tim yang kuat untuk menjalankan bisnisnya tersebut.

Kekuatan Akal (Head Power). Kekuatan fisik saja belumlah cukup untuk menyusun strategi pemenang. Calon pemenang memerlukan kekuatan mental yang mencakup kemampuan intelektual dan pengetahuan di bidang yang akan ditekuninya. Tanpa pengetahuan dan kekuatan intelektual yang cukup, akan sulit bagi seseorang untuk memasuki suatu arena, apalagi untuk memenangkannya, karena calon pemenang perlu mengenal dan memiliki pengetahuan yang dalam mengenai ” medan perang” yang akan dimasukinya.

Olah ragawan perlu mengenal peraturan olah raga, peralatan olah raga, lapangan olah raga, serta para pesaing yang akan dihadapinya. Demikian juga dengan politisi dan pelaku bisnis. Keduanya perlu memiliki pengetahuan mengenai para pemain, peraturan, dan peta kekuatan di arena yang akan mereka masuki.

Kekuatan Moral (Heart Power). Yang sangat penting untuk dimiliki oleh seorang pemenang adalah kekuatan moral. Kekuatan moral di sini mencakup sikap dan nilai-nilai spiritual yang dianutnya. Kekuatan moral merupakan pedoman bagi sang pemenang untuk menyusun strategi yang paling tepat, dan untuk tetap bertahan dan tetap memiliki semangat juang yang tinggi ketika dalam perjalanan menuju tujuan harus mengalami berbagai rintangan dan masalah.

Demikian juga para pemimpin, untuk dapat mengarahkan organisasinya menjadi pemenang dalam kompetisi apapun, seorang pemimpin juga harus memiliki 3 kekuatan tersebut. Ini yang kemudian dalam perkembangan teori disebut dengan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.

Ketiga kekuatan yang dimiliki oleh semua manusia ini menjadi pemicu keberhasilan mereka. Pertanyaan berikutnya, jika sama-sama memiliki kekuatan tersebut mengapa ada yang meraih kemenangan dan ada yang gagal?

Jawabannya adalah upaya yang dilakukan oleh para pemenang. Mereka mengolah potensi yang ada, memupuk dan mengoptimalkannya untuk meraih keberhasilan. Mereka menyusun langkah menuju kemenangan, dengan latihan, sparing partner, mengikuti perlombaan, meningkatkan kemampuan. Dengan kata lain mereka menyusun strategi untuk mencapai kemenangan tersebut. Mereka telah merencanakan kemenangan tersebut dari awal.

Jadi, kemenangan dan keberhasilan organisasi dalam mencapai objective (tujuan) sangat ditentukan oleh kemampuan pemimpinnya. Ketika seorang pemimpin memiliki daya intelektualitas maka ia mampu menyusun strategi yang tepat agar visi dan misi organisasi tercapai. Ketajaman berpikir dan kepintaran menangkap peluang merupakan salah satu strategi untuk merealisasikan corporate objective.

Sekali lagi, kemenangan tidak datang dengan sendirinya, ia datang karena direncanakan. Ia hadir karena ada langkah strategis untuk mencapainya. Kitab suci mengajarkan “Tuhan tidak akan mengubah seuatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri.” Dan pemimpin adalah pemegang anak kunci perubahan itu. Leader is the agent of change. [js]

Jurus Hadapi Lawan Jenis


1.????? Jaga tingkah laku kamu, jangan suka menarik perhatian. Misalnya, jangan suka jalan sendirian, apalagi jalannya lenggak-lenggok kayak bus oleng di hadapan sekumpulan kaum adam. Jangan obral senyum manis ke kanan-kiri (ntar dikira orgil), jangan bicara dengan suara merdu mendayu bak penyanyi dangdut yang membuat cowok berpikiran ngeres (lihat QS Al-Ahzab: 33). Jangan pula suka godain cowok. (idih, emangnya apaan). Biasanya, cowok jadi suka ama cewek agre yang mampu menaikkan aliran desir darah mereka. Ujung-ujungnya, mereka terpesona, naksir kamu, ngajak pacaran, dan seterusnya.
2.????? Bila ada yang menyatakan jatuh cintrong ama kamu, apalagi yang berani terus terang mau macarin kamu, langsung aja katakan nggak rela…nggak rela…!? Tegaskan, malah kalau perlu sertakan pula dalil-dalilnya (kalau nggak hapal boleh awa? contekan, kok), bahwa kamu bukan penganut aliran pacaran, termasuk pacaran Islami (emang ada?), apalagi backstreet. Kalau kamu mau, tantang aja si dia buat mengkhitbah or menikahi kamu. Itu sih kalau kamu emang udah siap lahir batin buat married. Kalau nggak, tinggalin aja. (Kasihan deh loo…)
3.????? Jangan pernah menyalakan lampu hijau. Maksudnya, tak usahlah ngasih harapan pada cowok-cowok yang ada hati sama kamu. Itu hanya akan membuat mereka tambah semangat empat lima buat ndeketin kamu. Bisa-bisa, pertahanan yang kamu buat capek-capek ambrol karena godaan ’syetan’ yang dahsyat.
4.????? Jangan mudah kepincut rayuan gombal atau pujian romantisme para cowok. Biarpun yang merayu itu nggak kalah cute dari Justin Timberlake, atau kata-katanya seromantis lagu-lagu Dewa, nggak usah tergiur. Nggak sedikit cowok tipe perayu yang hanya mau macarin kamu karena menginginkan kenikmatan sesaat dari tubuhmu. Jadi, jangan coba-coba beri kesempatan.
5.????? Jangan mudah kagum and simpati berlebihan ama cowok. Misalnya sama ketua kelasmu, bintang kelasmu -tentunya yang cowok–, atau jangan-jangan sama gurumu. Bahaya! Soalnya, dari kagum dan simpati itulah biasanya benih-benih asmara bisa muncul. So, jangan tiru gadis penakluk yang jatuh hati sama gurunya itu, ya!
6.????? Jangan tergoda teman-temanmu yang penganut aliran pacaran. Kalau kamu diledekin karena masih jomblo, sabar aja. Dakwahi aja teman-temanmu itu bahwa yang namanya pacaran itu kagak bener.? Kalau perlu, sampai mereka putus pacaran. Jadi, mereka yang harus ikut ‘aliran’ kamu, bukan kamu yang terbawa arus pergaulan bebas mereka. Oke?

8 Tips Menjadi Orang Kreatif

Saya yakin sebagian besar diantara Anda pernah menonton film Tom and Jerry, benar bukan? Iya, kisah perseteruan kucing dan tikus itu telah lama dipuar di televisi, bahkan vcd-nya tersebar di hampir seluruh toko penjual film di pinggir jalan.

Memang film tersebut tidak terlalu bagus untuk dilihat, apalagi oleh anak-anak. Meskipun kategori film hiburan untuk anak, namun dalam film ini terlalu banyak adegan kekerasan yang disajikan sehingga tidak baik untuk perkembangan mental anak.

Namun bukan itu yang ingin saya bahas disini. Satu hal yang menarik dalam film ini adalah selalu saja ada cara bagi si Tom untuk berusaha mengalahkan si kecil Jerry, dan sebaliknya, selalu ada cara si Jerry dalam memperdaya Tom, si kucing yang selalu jadi pecundang itu. Bahkan seringkali dengan cara-cara di luar yang kita pikirkan. Mereka selalu kreatif dalam mencari cara.

Ya selalu menemukan cara di luar hal yang biasa. Itulah yang ingin saya bahas. Thinking out of the box, begitu orang mengisitilahkan.

Dalam situasi krisis seperti ini, budget yang terbatas, target yang tidak pernah turun, sebagai karyawan kita dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif. Kreatif dalam melaksanakan program kerja dan inovatif dalam mencari cara-cara baru untuk mensiasati situasi kritis seperti ini.

Menurut para ahli, seseorang yang kreatif bukalah selalu menemukan hal baru, namun ia selalu melihat segala sesuatu dengan cara berbeda dan baru, dan biasanya tidak dilihat oleh orang lain. Orang yang kreatif, pada umumnya mengetahui permasalahan dengan sangat baik dan disiplin, biasanya dapat melakukan sesuatu yang berbeda dari cara-cara yang biasa. Proses kreativitas melibatkan adanya ide-ide baru, bermanfaat, meskipun kadang tetapi dapat diimplementasikan.

Pertanyaannya, bagaimana agar kita menjadi orang yang kreatif?

Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menjadi kreatif:

1. Buka mata, buka telinga

Kemampuan kita untuk selalu terbuka terhadap berbagai hal akan memberikan energi yang luar biasa untuk mampu mencintai segala sesuatu, termasuk mencintai profesi kita.

Dan mencintai itu harus kita lakukan dengan penuh ketulusan. Kalau kita dengan tulus melakukan pekerjaan, maka tidak akan ada beban sedikitpun yang mengganjal terhadap apapun yang ”ingin” kita lakukan.

“I never, ever thought of myself as a businessman. I was interested in creating things I would be proud of ” (Richard Branson)
2. Percaya diri

Kemampuan untuk mengenali apa yang menjadi keistimewaan kita merupakan hal terpenting dalam hidup kita. Karena itu ada istilah “mempercayai kemampuan kreatifitas anda adalah separo dari sukses itu sendiri”

Untuk bisa kreatif, kita harus bisa ber”mimpi” besar untuk menggapai sesuatu. Hidup kita tidak akan bergairah kalau kita tidak memiliki impian dan target. Orang yang percaya diri akan selalu menyusun mimpi dalam dalams ebuah cita-cita hidup.

3. Tanamkan semangat belajar

Look through the eyes of a child. The art of “listening” has been mostly forgotten. God creates human with two ears and only one mouth for a good reason.

Belajar bisa dilakukan kapan saja, dimana saja dan melalui cara apa saja. Anda bisa bertanya pada yang ahli, membaca buku, jalan-jalan, menonton film, mengikuti pelatihan dan kursus, seminar, browsing internet dan banyak lagi.

Dalam kaidah Islam sering mengenal ungkapan-ungkapan seperti: ”belajarlah sampai ke negeri cina”, ”belajar dari sejak buaian ibu sampai ke liang lahat”, ”untuk meraih kebahagaiaan di dunia capailah dengan ilmu, untuk meraih kebahagiaan di akhirat capailah dengan ilmu dan untuk meraih kedua-duanya capailah dengan ilmu”.

Itu adalah ungkapan untuk memotivasi kita dalam membangun semangat belajar. Dan orang yang selalu belajar akan memiliki pola pikir kreatif dalam kesehariannya.

4. Berhubungan dengan orang-orang kreatif

Jika ingin mengetahui karakter seseorang, lihatlah dengan siapa dia berteman. Itu mungkin ungkaan yang tepat untuk menggambarkan betapa pentingnya arti seorang teman.

“Sahabat terbaik adalah dia yang mampu mengeluarkan apa yang terbaik dari diri Anda” (Henry Ford)

Apabila Anda selalu bersama orang yang suka menyanyi, lama-kelamaan Anda juga akan senang menyanyi. Jika Anda sering berkumpul dengan para penulis atau sastrawan, paling tidak Anda akan menyukai dunia sastra. Maka jika Anda selalu berhubungan dengan orang-orang kreatif. Anda akan menjadi orang kreatif.

5. Jadilah komunikator yang baik

Saat ini dunia begitu sempit, apa yang terjadi di belahan bumi lain akan bisa kita ketahui sekarang juga dan dimana kita berada. Jadi, untuk menumbuhkan kreatifitas kita harus bisa memanfaatkan sarana komunikasi yang ada.

Di zaman digital seperti ini, berbagai sarana komunikasi dapat Anda manfaatkan untuk membangun relasi dengan orang lain. Blog, friendster, flickr, facebook, website adalah sarana-saran komunikasi yang bisa mendukung Anda mendapatkan wawasan dan teman baru.

6. Ciptakan suasana yang menyenangkan

Bermain mendorong anda dalam suatu pikiran yang berisi banyak elemen
yang anda butuhkan untuk kreatif, misalnya keingintahuan, imajinasi, experimentasi, fantasi, spekulasi, atau apa saja

”Saya tidak pernah memiliki hari kerja dalam hidup saya. Semuanya merupakan kegembiraan” (Thomas A. Edison)

7. Ciptakan lingkungan yang kondusif
Berdasarkan hasil penelitian, untuk menciptakan kreativitas dibutuhkan lingkungan kerja kondusif yang menyenangkan (fun), penuh rasa humor, spontan, dan memberi ruang bagi individu untuk melakukan berbagai permainan atau percobaan. Membentuk lingkungan yang kondusif seperti itu sangatlah tidak mudah bagi sebuah organisasi. Mendorong kreativitas dalam dunia kerja menuntut iklim yang permissif terhadap existensi individualitas dan penerimaan terhadap rasa humor, disamping tetap memegang teguh rasa hormat, kepercayaan dan komitment sebagai norma yang berlaku.
Salah satu cara terbaik untuk mendorong kreativitas dan inovasi dalam sebuah perusahaan adalah dengan cara mengukur sejauhmana hal tersebut telah dilakukan. Perusahaan dianjurkan untuk memasukkan unsur kreativitas dan inovasi ke dalam proses evaluasi kerja. Sebagai contoh: masukan unsur penilaian tentang berapa banyak ide dari seseorang atau kelompok (teamwork) yang dapat diimplementasikan oleh perusahaan. Jika hal ini terkomunikasi dengan baik maka setiap individu akan berusaha untuk memberikan ide secara konstruktif.
8. Keluar dari rutinitas
Penempatan pegawai dengan konsep the right people with the right job juga merupakan cara yang tepat untuk menstimulasi munculnya kreativitas dan inovasi. Hal ini karena penempatan pegawai pada posisi yang tepat akan mengurangi supervisi sehingga memberikan otonomi bagi individu dalam menyelesaikan masalah-masalah pekerjaannya.
Root-Bernstein, salah seorang penulis buku Sparks of Genius, mengusulkan pentingnya pegawai untuk keluar dari cara kerja yang rutin sehingga dapat melihat masalah pekerjaan dengan cara yang baru. Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut menurut Bernstein perlu dilakukan brainstorming secara regular. Dengan melakukan brainstorming pegawai diharapkan dapat memberikan ide dan solusi yang baru.
Selamat mencoba. [js]

Taman Cinta

Taman Cinta

Sore menjelma malaikat siang naik ke arasy untuk menyampaikan tugasnya pada Sang Maha Mengetahui tentang catatan dan doa – doa hamba – Nya baik yang berdoa penuh cinta maupun yang melalaikan umurnya, malaikat malam pun turun untuk mengawasi perbuatan manusia dan mencatatnya untuk disampaikan pula pada Sang Maha Pemberi kesempatan. Apakah kalian (manusia) berfikir bahwa Alloh SWT mengutus malaikat karena Ia tidak mampu untuk mengawasi perbuatan mu wahai manusia? Tidak, Ia Maha Tahu segala perbuatan kita. Apa yang nampak dan apa yang tersembunyi. Ia menciptakan malaikat agar kita menjadikan pelajaran terhadap malaikat akan sifatnya yang senantiasa patuh pada - Nya.

Pohon – pohon tenang memuji kebesaran Tuhan semesta alam pencipta pagi dan petang, merunduk tanda tunduk, dan bertakbir tanda zikir. Apakah pohon – pohon, bebatuan, hingga hamparan tanah yang kau injak adalah mati? Tidak wahai manusia ia merekam segala perbuatanmu ia menyaksikan segala tindak – tandukmu. Pada saatnya nanti ia kan berbicara atas titah-Nya mengenai perbuatanmu itu.

Ashar menjelang, adzan berkumandang menggema disetiap sudut kota ihsan yang terpanggang oleh panasnya raja siang, adzan menggema namun tak secerdas selogan kota. Karena tak sedikit orang yang mengacuhkan panggilan mulia. Padahal pada zaman dimana Islam mulai hadir, untuk melaksanakan panggilan shalat adalah nyawa taruhannya, dimana di bagian timur tengah sana mortar, mesiu, dan timah panas dengan berbagai ukuran menjadi harga bagi sang hamba untuk bercinta dengan Rabb – Nya, untuk melepas kerinduan setelah beberapa jam tak bersua. Lantas nikmat Tuhan kamu yang manakah yang hendak kamu dustakan..? Seharusnya kita bersyukur atas nikmat terbesar ini karena dengan mudah seharusnya kita dapat melaksanakanya. Seharusnya kita tahu bahwa khusnul khotimah akan ditukarkan dengan syurga. Yang lebih indah dari dunia dan seisinya.

Aku berjalan bersama kedua sahabatku menuju masjid belakang kampus untuk melaksanakan perintah – Nya. Masjid yang menyatu dengan perumahan kartini itu begitu teduh dengan beberapa pohon yang ditanam disetiap pinggiran jalan sehingga meneduhkan sang pecinta yang tengah menuju yang dicintainya. Sang bayu pun menyapaku dengan semilir hembusannya di sore yang teduh ini. Mengehempaskan penat yang berusaha menggrogoti semangat yang tengah tercekat. karena hatiku sedang gundah gulana, penuh tanda tanya, serta was - was, tentang keputusan seorang akhwat ba’da Ashar ini.

Kulepas sepatuku, kaus kaki, serta merapikannya dan berjalan menuju tempat wudhu. untuk mencari ketenangan qolbuku.

Ku basuh kedua tanganku yang telah banyak melakukan kesalahan, ya Rabby hapuskanlah dosa kedua tanganku ini yang menyebabkan dosa pada indraku yang lain dan jadikanlah kedua tanganku ini sebagai perantara rizky halal – Mu dan jadikan aku nahkoda bagi bahtera rumah tanggaku yang sakinah mawaddah warrahmah. Ku bersihkan mulut dan hidungku yang banyak mengghibah ini, berharap agar Ia menakdirkan mulutku adalah pelafadz tahlil, tahmid, dan takbir, dan penyampai nasihat bagi keluarga baruku nanti. Ku basuh wajahku dimana disinilah tempat segala mula dosa itu. Riya dan sombong. Padahal dengan wajah ini seharusnya ku bersyukur. Kubasuh kepala dan kedua telingaku dan ku berdoa agar Sang Maha Pengasih dan Penyayang membersihkan isi kepalaku yang menyebabkan berbagai penyakit berkumpul. Dan memohon kepada Sang Maha Rahman dan Rahim untuk menghapuskan dosa telingaku yang sengaja mendengarkan yang diharamkan dan segera menggantikan dengan suara lembut bidadariku yang halal ketika membangunkanku di sepertiga malam. Kubasuh kedua kakiku yang banyak mengantarkanku ke tempat seharusnya tidak kutuju, dan aku berharap agar kedua kaki ini yang akan mengantarkan ku ke syurga karena mempercepat diri ini menyempurnakan setengah dien itu. Karena ku yakin Ialah yang maha memberikan ampunan, rahmat dan hidayah – Nya kepada sang pembuat dosa ini. Ku bertakbir menghamba dihadapan Sang Maha Besar. Kusadari bahwa diri ini sangatlah kecil sekali dihadapan – Nya. Kutitikkan air mata ini dihadapan – Nya ku berharap Ia mengampuni segala dosa – dosaku dan Ia benar - benar mengabulkan doaku memberikan bidadari itu sore ini setelah taaruf dua minggu yang lalu.

***

Selesai shalat ashar kami bertiga langsung menuju laboratorium MD untuk berbenah merapikan laboratorium tersebut mengambil tas dan segera pulang, karena sudah waktunya untuk pulang, selain itu hari ini adalah hari dimana keputusan setelah ta’aruf dua minggu yang lalu. Tapi aneh sekali tadi sekitar dzuhur Kak Herdy Murabbyku telah mengabariku bahwa beliau sudah ada dirumah “Fanny, m…lengkapnya Fanny Azzahrotul Maryam” tiba – tiba hati ini berdesir dan langsung ku ucap istighfar “Astaghirullohal adhzim”.

Kulihat handpone ku kembali, belum ada SMS juga. Aku sudah tak sabar menanti SMS itu tapi aku juga belum siap jika balasan SMS itu “Tidak” tidak sesuai dengan hatiku aku berharap sms itu “Ya”,ya agar Alloh mengabulkan doaku.

Kembali ku lihat handphone ku, belum juga. Aku duduk di meja dan memandangi hpku. Dan terus memikirkan jawaban itu.

“Fatih…..!!! enak saja antum gak bantuin.. malah ngelamun lagi, ana tau antum lagi nungguin keputusan. Tapi tetep rapiin dong, antum mau pulang gak sih?!”. Suara gelegar Ega membuatku tersentak dari lamunanku.

HP ku bergetar

“D.drrrt…..drrrrttt…drrrt” memang tidak ku beri nada. Ku silent karena shalat ashar tadi.

“SMS? Berarti dari…? Dari…? Kak Herdy., ada SMS Ega..!!!”

“Ya sudah buka saja, gitu aja kok repot” Ega masih saja cemberut.

“Ana, ana, gak berani, akh…” jawabku dengan suara yang makin melemah.

“Tolong bukakan akh…” pintaku

“Ya ampun Fatih…Fatih…dari tadi ditunggu sudah di balas malah ga berani buka, sini biar ana yang buka!” sekonyong – konyong ia rebut handphone dari tanganku.

“Assalamu’alaikum Wr Wb, adikku fatih, sebenarnya keputusan itu sudah ana dapat dari pukul satu tadi mengenai keputusan fanny, tapi afwan ana baru kabari antm sekarang afwan jangan berkecil hati. Ana tahu walau antum baru semester lima sementara fanny sudah lulus..”

“Cukup…!” Potongku

“Aku sudah tahu kelanjutannya, aku tidak diterima kan Ega?” Tiba – tiba saja air mata ku mulai mengalir.

“Aku memang tidak pantas untuknya kan akh, aku terlalu kotor akh, sedangkan ia begitu suci, ia dambaan semua ikhwan ia salihah, cantik, cerdas, dan, dan, sementara aku?, seharusnya aku sadar diri..”

“Apa – apaan kau fatih? Selesaikan dulu Ega membaca SMS itu, baru antum menyerah..! tiba - tiba Robby langsung memotong perkataanku

“Dengarkan jangan berisik..!” tambah Ega.

“Sementara fanny sudah lulus, tapi ia memilihmu untuk mejadikanmu sebagai suaminya, selamat ya adikku, maafkan ana karena terlalu lama mengabarimu. Herdy Leonardy”

Seketika itu aku langsung sujud syukur dan berdzikir mengucapkan hamdalah sebanyak – banyaknya.aku langsung bangkit dan memeluk kedua sahabatku.

“Selamat akhi, BarokAllohulaka” hampir berbarengan kedua sahabatku mengucapkannya.

“BarrakAllohufik, sahabat” balasku

“Mau tau lagi terusan SMSnya akh?” balas Ega

“Memang masih ada?” Jawabku sambil bertanya padanya.

“Dengar baik – baik ya, Nanti, ba’da, maghrib, kerumah, fanny, langsung ya, karena akan segera dibahas mengenai walimatul ursynya, fanny ingin sesegera mungkin dilaksanakan.” Tambah Ega.

“Sudah tinggalkan saja biar kami brdua yang merapikannya.” Kata Robby

Aku mengambil tasku dan langsung keluar

“Syukron Akhiiii….Trimakasih doa antum berdua.” Teriakku dari pintu laboratorium MD.

“Dasar kau Fatih awas ya lagi – lagi tidak Bantuin…” gelegar suara Ega terdengar dari tangga yang menyatukan lantai dua dan tiga.

***
Aku menuju tempat parkir motor mengambil Honda blade repsolku yang tengah tak sabar menantiku mengantarkan menuju rumahnya di Rawalumbu. Ku hidupkan dan tarik gasnya memanaskan mesinnya sejenak. Kupakai helm ku ucapkan salam dan terima kasih kepada Pak Unang, beliau security yang menjaga motor – motor para mahasiswa. Ku masukkan gigi satu dan ku putar gasnya sembari mengucap bismillah dalam hati. Menyusuri jalan menuju keluar gerbang kampus. Dan beberapa saat kemudian aku telah bersatu dengan jalan raya, meyusuri Jl. M. Hasibuan, yang padat diwaktu jam pulang. Aku benar – benar berlari bersama honda blade repsolku tak sampai sepuluh menitku telah sampai di pertigaan yang menyatukan jalan terusan Khairil Anwar dan Jl.R.A Kartini, sangat sulit sekali untuk dilewati padahal waktu sudah Menjelang Maghrib, aku tak mau mengecewakan Kak Herdy karena telat, beliau Murabby ku dan tentunya mengecewakan keluarga Fanny. “Syukron kak herdy antum telah mencarikanku jodoh yang Ia sediakan untukku.”

Ketika aku hendak mengambil ke kanan jalan namun tiba – tiba, sebuah mobil langsung lewat menyalipku, langsung saja ku tarik rem depan dan ku injak rem belakang tak ayal deritan dan bunyi yang ban yang terhenti bertriak. Ckiiiiiiiittttttt…..! aku sedikit menabrak bemper belakang mobil Mitsubishi lancer merah yang sekarang di depanku.

Yang anehnya sang sopir yang masih sebaya denganku itu malah memakiku dengan sumpah serapahnya yang kasar. Dan raut wajah yang begitu menjengkelkan. Aku beristighfar padahal itu jatah ku lewat ia malah menyerobotnya dan tanpa merasa bersalah malah memaki orang lain. Sabar Fatih sabar… “InnAlloha ma’asshobirin”.

Ia berhenti di depan motorku, membuka pintu mobilnya dan turun. Ia mendekatiku yang masih terkejut.

“Hei bang bisa naik motor ga?!!!” dia membentakku

“Lo mas, bukannya situ yang maen srobot jalan..” balasku


“Terserah gue mau srobot – srobet kek, memang jalan nenek moyang lo apa? Pokoknya lo kudu ganti rugi..!”

“Tapi saya yang lebih dulu mas” balasku.

“Ah, banyak omong lo..!”

“Wush…,” satu buah pukulan menghantam pundak kiriku, aku terjatuh karena masih duduk diatas motorku, motorku pun ikut terjatuh..”

Suasana menjadi macet total. Puluhan orang mengerumuni kami berdua.dan Berusaha meleraiku.

“Ada apa ini ribut – ribut.” seorang bapak berperawakan besar memisahkanku.

ku coba bertahan dalam kesabaranku dan kujelaskan panjang lebar padanya, dan pria itu pun ikut menimpali tak setuju degan penjelasanku. Akhirnya sang bapak menyuruhku menaiki motor untuk meninggalkan lokasi perkelahianku. Kuturuti saja waktu sudah menjelang maghrib aku masih sampai disini. Ah ku tinggalkan saja dia, kumaafakan, dalam hatiku.

Ku menaki honda blade respsolku,ku gebah ia,sekarang aku berada diatas jembatan, diatas tol timur. Terdengar suara mobil menderu dari belakang, kulihat melalui kaca spion motor ku. Sial ternyata ia lagi.

“Tin…! Tin…!” suara klakson mobilnya menyalak – nyalak. Ia tepat di samping kananku, di jalan Narogong raya. Ia makin dekat masih dengan tatapan garangnya dan caci makianya. Ia semakin bernafsu menabrakku.

“Woy..sial, mau kemana lo?” ia makin beringas. Makin memepetku. Hanya saja ia tidak langsung menabrakku karena di sebelahku ada motor yang jalan bersamaan.

Kupercepat laju honda blade respsolku. Namun langsung terhenti keadaan depan tertutup sedangkan dibelakangku malah lengang ia berhasil memperpendek jarak. Tinggal beberapa meter lagi. Ku turunkan laju honda bladeku karena aku tepat berada di belakang sebuah bis jurusan bogor, dan ia tepat dibelakangku, celaka ! Kuberusaha banting kekiri namun bemper depan mobilnya telah dapat menyentuh ban belakang motorku, celaka motorku selip, keadaan tak bisa ku kuasai, aku limbung ke bahu jalan dan…..

***
Aku tergeletak di atas tempat tidur tak tahu dimanakah ini, jam berapakah ini, sepertinya malam, aku belum shalat maghrib, yang ku ingat tadi aku masih di jalan raya, dan aku…??? Ah..kepalaku sakit sekali, ku raba kepala bagian belakang. Sakit sekali dan basah, kulihat tanganku, darah? Tiba – tiba semua jadi gelap kembali.

Aku siuman, samar – samar kulihat sekelilingku, hingga pandangan itu benar – benar jelas di mataku. Ada robby, Ega, Kak Herdy, keluarga Fanny dan Fanny. Tak terasa air mata ini mengalir terasa hangat namun begitu sejuk dihatiku. Aku mencoba tersenyum menatap mereka. mereka pun tersenyum sambil menyeka air mata masing – masing. Ku lihat Fanny sayu, ia masih menangis, Aku ingin berkata agar ia tidak menangis tapi suara itu tak bisa keluar dari mulutku,leherku terasa sakit,terasa seperti ada yang mengganjal di leherku.

Pandanganku kembali samar, aku tak bisa melihat mereka semua lagi, namun kulihat ada sesok lelaki begitu tampan dan bersih ia mengajakku pergi, begitu cepat tiba – tiba aku berada di depan sebuah pintu besar dan berukir indah. Ia membukakan pintu, ketika terbuka, subhanAlloh begitu menakjubkan. Aku benar – benar dalam keadan sadar .namun keadaan berubah, aku mengenakan pakaian yang sangat bersih putih dan berada di taman yang begitu indah, dengan pohon – pohon yang tumbuh subur dan tertata, hamparan bunga dan danau makin memperindah pandanganku. Aku Berjalan dengan menikmati pemandangannya yang begitu menakjubkan. Aku tak sendiri, aku bersama seorang wanita ia begitu anggun. Menggunakan gaun dan jilbab biru. Ia menggandengku dengan senyum terkembang cantik sekali. Fanny


Selasa, 15 Juni 2010

Sholat Tahajud Ditinjau Dari Segi Medis

"Kalian harus mengerjakan shalat malam, sebab itu kebiasaan org2 shaleh sebelummu, jalan untuk mendekatkan diri kpd Allah, penebus dosa & kesalahan serta penangkal penyakit dari badan." (HR.Tirmidzi).

Ditinjau dr segi medis, sholat tahajud dpt mempengaruhi kerja jantung dan kelenturan tulang belakang. Penelitian ini dilakukan oleh para dokter dari kalangan muslimin yang diselenggarakan d Kairo & diikuti oleh perwakilan dari Rabuthah Al-Alam Al-Islam, Organisasi Ilmu-ilmu Kedokteran Islam Amerika, asosiasi Islam Kedokteran di Kuwait, Organisasi Masjid-masjid Internasional & Universitas Al-azhar.

Pada kesempatan itu, Dr. Salwa Muhammad Rusydi, Guru Besar Universitas Hilwan pada Fakultas Pendidikan Olahraga, berpendapat "Saya berbesan melalui forum ini agar semua pihak memberikan motivasi kpd setiap muslim agar rajin mengerjakan sholat secara umum dan khususnya sholat tarawih (termasuk juga sholat qiyamul lail) yg telah terbukti manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Suatu manfaat yang dapat dirasakan terutama pada peredaran darah, organ pernafasan, kelenturan sendi-sendi tubuh, khususnya tulang belakang, dimana mereka yang telah usia lanjut sangat membutuhkan berbagai jenis latihan untuk memelihara kestabilan tubuh dan sistem kerja jantung mereka"

(sumber Majalah Al-I'tsham edisi 4 & 5 Muharram/ Shofar Desember 1980 halaman 20-21)

Awani Chairul Yasin mengirim pesan kepada anggota KITa Call Indonesia.

Senin, 14 Juni 2010

Bidadari Syurga


Pada suatu hari di Madinah, ketika Nabi Muhammad berada di masjid sedang dikelilingi para sahabat, tiba-tiba anaknya tercinta Fatima, yang telah menikah dengan Ali --prajurit umat Islam yang terkenal-- datang pada Nabi. Dia meminta dengan sangat kepada ayah nya untuk dapat meminjam seorang pelayan yang dapat membantunya dalam melaksanakan tugas pekerjaan rumah. Dengan tubuhnya yang ceking dan kesehatannya yang buruk, dia tidak dapat melaksanakan tugas menggiling jagung dan mengambil air dari sumur yang jauh letaknya, di samping juga harus merawat anak-anaknya.

Nabi tampak terharu mendengar permohonan si anak, tapi sementara itu juga Beliau menjadi agak gugup. Tetapi dengan menekan perasaan, Beliau berkata kepada sang anak dengan sinis, "Anakku tersayang, aku tak dapat meluangkan seorang pun di antara mereka ya ng terlibat dalam pengabdian 'Ashab-e Suffa. Sudah semestinya kau dapat menanggung segala hal yang berat di dunia ini, agar kau mendapat pahalanya di akhirat nanti." Anak itu mengundurkan diri dengan rasa yang amat puas karena jawaban Nabi, dan selanjutnya tidak pernah lagi mencari pelayan selama hidupnya.

Fatima Az-Zahra si cantik dilahirkan delapan tahun sebelum Hijrah di Mekkah dari Khadijah, istri Nabi yang pertama. Fatima ialah anak yang keempat, sedang yang lainnya: Zainab, Ruqaya, dan Ummi Kalsum.

Fatima dibesarkan di bawah asuhan ayahnya, guru dan dermawan yang terbesar bagi umat manusia. Tidak seperti anak-anak lainnya, Fatima mempunyai pembawaan yang tenang dan perangai yang agak melankolis. Badannya yang lemah, dan kesahatannya yang buruk men yebabkan ia terpisah dari kumpulan dan permainan anak-anak. Ajaran, bimbingan, dan aspirasi ayahnya yag agung itu membawanya menjadi wanita berbudi tinggi, ramah-tamah, simpatik, dan tahu mana yang benar.

Fatima, yang sangat mirip dengan ayahnya, baik roman muka maupun dalam hal kebiasaan yang saleh, adalah seorang anak perempuan yang paling disayang ayahnya dan sangat berbakti terhadap Nabi setelah ibunya meninggal dunia. Dengan demikian, dialan yang sangat besar jasanya mengisi kekosongan yang ditinggalkan ibunya.

Pada beberapa kesempatan Nabi Muhammad SAW menunjukkan rasa sayang yang amat besar kepada Fatima. Suatu saat Beliau berkata, "O... Fatima, Allah tidak suka orang yang membuat kau tidak senang, dan Allah akan senang orang yang kau senangi."

Juga Nabi dikabarkan telah berucap: "Fatima itu anak saya, siapa yang membuatnya sedih, berarti membuat aku juga menjadi sedih, dan siapa yang menyenangkannya, berarti menyenangkan aku juga."

Aisyah, istri Nabi tercinta pernah berkata, "Saya tidak pernah berjumpa dengan sosok probadi yang lebih besar daripada Fatima, kecuali kepribadian ayahnya."

Atas suatu pertanyaan, Aisyah menjawab, "Fatima-lah yang paling disayang oleh Nabi."

Abu Bakar dan Umar keduanya berusaha agar dapat menikah dengan Fatima, tapi Nabi diam saja. Ali yang telah dibesarkan oleh Nabi sendiri, seorang laki-laki yang padanya tergabung berbagai kebajikan yang langka, bersifat kesatria dan penuh keberanian, kesalehan, dan kecerdasan, merasa ragu-ragu mencari jalan untuk dapat meminang Fatima. Karena dirinya begitu miskin. Tetapi akhirnya ia memberanikan diri meminang Fatima, dan langsung diterima oleh Nabi. Ali menjual kwiras (pelindung dada dari kulit) milikn ya yang bagus. Kwiras ini dimenangkannya pada waktu Perang Badar. Ia menerima 400 dirham sebagai hasil penjualan, dan dengan uang itu ia mempersiapkan upacara pernikahannya. Upacara yang amat sederhana. Agaknya, maksud utama yang mendasari perayaan it u dengan kesederhanaan, ialah untuk mencontohkan kepada para Musllim dan Musllimah perlunya merayakan pernikahan tapa jor-joran dan serba pamer.

fatima hampir berumur delapan belas tahun ketika menikah dengan Ali. Sebagai mahar dari ayahnya yang terkenal itu, ia memperoleh sebuah tempat air dari kulit, sebuah kendi dari tanah, sehelai tikar, dan sebuah batu gilingan jagung.

Kepada putrinya Nabi berkata, "Anakku, aku telah menikahkanmu dengan laki laki yang kepercayaannya lebih kuat dan lebih tinggi daripada yang lainnya, dan seorang yang menonjol dalam hal moral dan kebijaksanaan."

Kehidupan perkawinan Fatima berjalan lanjcar dalam bentuknya yang sangat sederhana, gigih, dan tidak mengenal lelah. Ali bekerja keras tiap hari untuk mendapatkan nafkah, sedangkan istrinya bersikap rajin, hemat, dan berbakti. Fatima di rumah melaksanak an tugas-tugas rumah tangga; seperti menggiling jagung dan mengambil air dari sumur. Pasangan suami-istri ini terkenal saleh dan dermawan. Mereka tidak pernah membiarkan pengemis melangkah pintunya tanpa memberikan apa saja yang mereka punyai, meskipun m ereka sendiri masih lapar.

Sifat penuh perikemanusiaan dan murah hati yang terlekat pada keluarga Nabi tidak banyak tandingannya. Di dalam catatan sejarah manusia, Fatima Zahra terkenal karena kemurahan hatinya.

Pada suatu waktu, seorang dari suku bani Salim yang terkenal kampiun dalam praktek sihir datang kepada Nabi, melontarkan kata-kata makian. Tetapi Nabi menjawab dengan lemah-lembut. Ahli sihir itu begitu heran menghadapi sikap luar biasa ini, hingga ia m emeluk agama Islam. Nabi lalu bertanya: "Apakah Anda berbekal makanan?" Jawab orang itu: "Tidak." Maka, Nabi menanyai Muslimin yang hadir di situ: "Adakah orang yang mau menghadiahkan seekor unta tamu kita ini?" Mu'ad ibn Ibada menghadiahkan seekor unta. Nabi sangat berkenan hati dan melanjutkan: "Barangkali ada orang yang bisa memberikan selembar kain u ntuk penutup kepala saudara seagama Islam?" Kepala orang itu tidak memaki tutup sama sekali. Sayyidina Ali langsung melepas serbannya dan menaruh di a tas kepala orang itu. Kemudian Nabi minta kepada Salman untuk membawa orang itu ke tempat seseorang saudara seagama Islam yang dapat memberinya makan, karena dia lapar.

Salman membawa orang yang baru masuk Islam itu mengunjungi beberapa rumah, tetapi tidak seorang pun yang dapat memberinya makan, kearna waktu itu bukan waktu orang makan.

Akhirnya Salman pergi ke rumah Fatima, dan setelah mengetuk pintu, Salman memberi tahu maksud kunjungannya. Dengan air mata berlinang, putri Nabi ini mengatakan bahwa di rumahnya tidak ada makanan sejak sudah tiga hari yang lalu. Namun putri Nabi itu en ggan menolak seorang tamu, dan tuturnya: "Saya tidak dapat menolak seorang tamu yang lapar tanpa memberinya makan sampai kenyang."

Fatima lalu melepas kain kerudungnya, lalu memberikannya kepada Slaman, dengan permintaan agar Salman membawanya barang itu ke Shamoon, seorang Yahudi, untuk ditukar dengan jagung. Salman dan orang yang baru saja memeluk agama Islam itu sangat terharu. Dan orang Yahudi itu pun sangat terkesan atas kemurahan hati putri Nabi, dan ia juga memeluk agama Islam dengan menyatakan bahwa Taurat telah memberitahukan kepada golongannya tentang berita akan lahirnya sebuah keluarga yang amat berbudi luhur.

Salman balik ke rumah Fatima dengan membawa jagung. Dan dengan tangannya sendiri, Fatima menggiling jagung itu, dan membakarnya menjadi roti. Salman menyarankan agar Fatima menyisihkan beberapa buath roti intuk anak-anaknya yang kelaparan, tapi dijawab bahwa dirinya tidak berhak untuk berbuat demikian, karena ia telah memberikan kain kerudungnya uitu untuk kepentinga Allah.

Fatima dianugerahi lima orang anak, tiga putra: Hasan, Husein, dan Muhsin, dan dua putri: Zainab dan Umi Kalsum. Hasan lahir pada tahun kegia dan Husein pada tahun keempat Hijrah. Muhsin meninggal dunia waktu masih kecil.

Fatima merawat luka Nabi sepulangnya dari Perang Uhud. Fatima juga ikut bersama Nabi ketika merebut Mekkah, begitu juga ia ikut ketika Nabi melaksanakan ibadah Haji Waqad, apda akhir tahun 11 Hijrah.

Dalam perjalanan haji terakhir ini Nabi jatuh sakit. Fatima tetap mendampingi beliau di sisi tempat tidur. Ketika itu Nabi membisikkan sesuatu ke kuping Fatima yang membuat Fatima menangis, dan kemudian Nabi membisikkan sesuatu lagi yang membuat Fatima tersenyum. Setelah nabi wafat, Fatima menceritakan kejadian itu kepada Aisyah. Ayahnya membisikkan bertia kematianya, itulah yang menyebabkan Fatima menangis, tapi waktu Nabi mengatakan bahwa Fatima-lah orang pertama yang akan berkumpul dengannya di alam baka, maka fatima menjadi bahagia.

Tidak lama setelah Nabi wafat, Fatima meninggal dunia, dalam tahun itu juga, eman bulan setelah nabi wafat. Waktu itu Fatima berumur 28 tahun dan dimakamkan oleh Ali di Jaat ul Baqih (Medina), diantar dengan dukacita masyarakat luas.
Fatima telah menjadi simbol segala yang suci dalam diri wanita, dan pada konsepsi manusa yang paling mulia. Nabi sendiri menyatakan bahwa Fatima akan menjadi "Ratu segenap wanita yang berada di Surga."

Minggu, 13 Juni 2010

Forgive for Good

Sikap Memaafkan dan
Manfaatnya bagi Kesehatan





Salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Al Qur’an adalah sikap memaafkan:

Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. (QS. Al Qur’an, 7:199)

Dalam ayat lain Allah berfirman: "...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22)

Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur'an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:

... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)

Juga dinyatakan dalam Al Qur'an bahwa pemaaf adalah sifat mulia yang terpuji. "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (Qur'an 42:43) Berlandaskan hal tersebut, kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur'an, "...menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain." (QS. Ali ‘Imraan, 3:134)

Para peneliti percaya bahwa pelepasan hormon stres, kebutuhan oksigen yang meningkat oleh sel-sel otot jantung, dan kekentalan yang bertambah dari keeping-keping darah, yang memicu pembekuan darah menjelaskan bagaimana kemarahan meningkatkan peluang terjadinya serangan jantung. Ketika marah, detak jantung meningkat melebihi batas wajar, dan menyebabkan naiknya tekanan darah pada pembuluh nadi, dan oleh karenanya memperbesar kemungkinan terkena serangan jantung.

Pemahaman orang-orang beriman tentang sikap memaafkan sangatlah berbeda dari mereka yang tidak menjalani hidup sesuai ajaran Al Qur'an. Meskipun banyak orang mungkin berkata mereka telah memaafkan seseorang yang menyakiti mereka, namun perlu waktu lama untuk membebaskan diri dari rasa benci dan marah dalam hati mereka. Sikap mereka cenderung menampakkan rasa marah itu. Di lain pihak, sikap memaafkan orang-orang beriman adalah tulus. Karena mereka tahu bahwa manusia diuji di dunia ini, dan belajar dari kesalahan mereka, mereka berlapang dada dan bersifat pengasih. Lebih dari itu, orang-orang beriman juga mampu memaafkan walau sebenarnya mereka benar dan orang lain salah. Ketika memaafkan, mereka tidak membedakan antara kesalahan besar dan kecil. Seseorang dapat saja sangat menyakiti mereka tanpa sengaja. Akan tetapi, orang-orang beriman tahu bahwa segala sesuatu terjadi menurut kehendak Allah, dan berjalan sesuai takdir tertentu, dan karena itu, mereka berserah diri dengan peristiwa ini, tidak pernah terbelenggu oleh amarah.

Menurut penelitian terakhir, para ilmuwan Amerika membuktikan bahwa mereka yang mampu memaafkan adalah lebih sehat baik jiwa maupun raga. Orang-orang yang diteliti menyatakan bahwa penderitaan mereka berkurang setelah memaafkan orang yang menyakiti mereka. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang belajar memaafkan merasa lebih baik, tidak hanya secara batiniyah namun juga jasmaniyah. Sebagai contoh, telah dibuktikan bahwa berdasarkan penelitian, gejala-gejala pada kejiwaan dan tubuh seperti sakit punggung akibat stress [tekanan jiwa], susah tidur dan sakit perut sangatlah berkurang pada orang-orang ini.

Memaafkan, adalah salah satu perilaku yang membuat orang tetap sehat, dan sebuah sikap mulia yang seharusnya diamalkan setiap orang

Dalam bukunya, Forgive for Good [Maafkanlah demi Kebaikan], Dr. Frederic Luskin menjelaskan sifat pemaaf sebagai resep yang telah terbukti bagi kesehatan dan kebahagiaan. Buku tersebut memaparkan bagaimana sifat pemaaf memicu terciptanya keadaan baik dalam pikiran seperti harapan, kesabaran dan percaya diri dengan mengurangi kemarahan, penderitaan, lemah semangat dan stres. Menurut Dr. Luskin, kemarahan yang dipelihara menyebabkan dampak ragawi yang dapat teramati pada diri seseorang. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa:

Permasalahan tentang kemarahan jangka panjang atau yang tak berkesudahan adalah kita telah melihatnya menyetel ulang sistem pengatur suhu di dalam tubuh. Ketika Anda terbiasa dengan kemarahan tingkat rendah sepanjang waktu, Anda tidak menyadari seperti apa normal itu. Hal tersebut menyebabkan semacam aliran adrenalin yang membuat orang terbiasa. Hal itu membakar tubuh dan menjadikannya sulit berpikir jernih – memperburuk keadaan.

Sebuah tulisan berjudul "Forgiveness" [Memaafkan], yang diterbitkan Healing Current Magazine [Majalah Penyembuhan Masa Kini] edisi bulan September-Oktober 1996, menyebutkan bahwa kemarahan terhadap seseorang atau suatu peristiwa menimbulkan emosi negatif dalam diri orang, dan merusak keseimbangan emosional bahkan kesehatan jasmani mereka. Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa orang menyadari setelah beberapa saat bahwa kemarahan itu mengganggu mereka, dan kemudian berkeinginan memperbaiki kerusakan hubungan. Jadi, mereka mengambil langkah-langkah untuk memaafkan. Disebutkan pula bahwa, meskipun mereka tahan dengan segala hal itu, orang tidak ingin menghabiskan waktu-waktu berharga dari hidup mereka dalam kemarahan dan kegelisahan, dan lebih suka memaafkan diri mereka sendiri dan orang lain.

Semua penelitian yang ada menunjukkan bahwa kemarahan adalah sebuah keadaan pikiran yang sangat merusak kesehatan manusia. Memaafkan, di sisi lain, meskipun terasa berat, terasa membahagiakan, satu bagian dari akhlak terpuji, yang menghilangkan segala dampak merusak dari kemarahan, dan membantu orang tersebut menikmati hidup yang sehat, baik secara lahir maupun batin. Namun, tujuan sebenarnya dari memaafkan –sebagaimana segala sesuatu lainnya – haruslah untuk mendapatkan ridha Allah. Kenyataan bahwa sifat-sifat akhlak seperti ini, dan bahwa manfaatnya telah dibuktikan secara ilmiah, telah dinyatakan dalam banyak ayat Al Qur’an, adalah satu saja dari banyak sumber kearifan yang dikandungnya.